Sidrap, Katasulsel.com – Di balik kemeriahan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Sidenreng Rappang, terdapat operasi pengamanan kesehatan yang disiapkan secara khusus.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidrap bakal menerjunkan 8 tim kesehatan dan kegawatdaruratan untuk mengawal jalannya pembukaan Porsenijar yang akan dipusatkan di Stadion Ganggawa, Kamis (2/7/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan ribuan peserta, tamu undangan, atlet, guru, dan masyarakat yang hadir mendapatkan layanan kesehatan cepat apabila terjadi kondisi darurat selama kegiatan berlangsung.
Kepala Dinas Kesehatan Sidrap, Dr. Ishak Kenre, SKM, M.Kes menugaskan langsung dua rumah sakit daerah dan enam puskesmas untuk bergabung dalam pengamanan kesehatan acara terbesar yang digelar Sidrap tahun ini.
Tim yang diterjunkan berasal dari RSUD Nene Mallomo, RSUD Arifin Nu’mang, serta Puskesmas Pangkajene, Lawawoi, Manisa, Amparita, Empagae, dan Kulo.
Menariknya, pengamanan kesehatan tidak hanya difokuskan di Stadion Ganggawa saja.
Sejumlah titik strategis juga masuk dalam pengawasan tenaga medis, mulai dari Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Rumah Jabatan Wakil Bupati, kawasan Monumen Ganggawa (Mogan), Masjid Agung Pangkajene, hingga area utama pelaksanaan pembukaan.
Dengan pola sebaran tersebut, tenaga medis dapat bergerak lebih cepat apabila dibutuhkan di lokasi yang berbeda.
Surat penugasan yang diterbitkan Dinas Kesehatan Sidrap juga menginstruksikan seluruh tim membawa perlengkapan medis, logistik kesehatan, serta menyiapkan personel kegawatdaruratan lengkap selama kegiatan berlangsung.
Persiapan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk memastikan Porsenijar PGRI Sulsel ke-VII berjalan tidak hanya meriah, tetapi juga aman dari sisi pelayanan kesehatan.
Sebelumnya, Sidrap diperkirakan akan menerima puluhan ribu peserta dan penggembira dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan selama pelaksanaan Porsenijar yang berlangsung 2 hingga 6 Juli 2026.
Dengan dukungan delapan tim kesehatan yang siaga penuh, Sidrap ingin memastikan seluruh tamu yang datang dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan aman hingga acara berakhir. (*)
