Brno, katasulsel.com — Jika ada satu nama yang paling banyak dibicarakan di paddock Moto3 Grand Prix Ceko 2026, maka nama itu adalah Hakim Danish.

Pembalap muda Malaysia dari tim AEON Credit – MT Helmets – MSI tampil luar biasa sepanjang hari pertama di Sirkuit Brno, Jumat (19/6/2026). Bukan hanya menjadi yang tercepat, Danish bahkan sukses memecahkan rekor sepanjang masa lintasan legendaris tersebut.

Sejak sesi Free Practice 1 (FP1), Hakim Danish sudah menunjukkan sinyal ancaman bagi para rivalnya. Dominasi itu berlanjut pada sesi Practice ketika ia kembali menempati posisi teratas dengan catatan waktu fantastis 2 menit 04,754 detik.

Waktu tersebut bukan sekadar tercepat hari itu.

Catatan tersebut sekaligus menjadi All-Time Lap Record baru di Brno, mengukuhkan status Danish sebagai pembalap yang paling siap menghadapi akhir pekan balapan di Republik Ceko.

Yang membuat performanya semakin menarik adalah cara ia meraih kecepatan tersebut.

Di atas kertas, motor KTM milik Danish justru mencatat top speed terendah dibanding beberapa rival utamanya, hanya mencapai 223,6 km/jam. Namun kekurangan itu mampu ditutupi dengan sempurna melalui kecepatan saat melibas tikungan dan menjaga momentum di sektor-sektor mengalir khas Brno.

Strategi itu terbukti efektif.

Danish unggul 0,250 detik atas David Almansa yang berada di posisi kedua dan 0,259 detik dari Maximo Quiles di posisi ketiga. Jarak tersebut cukup signifikan dalam persaingan Moto3 yang biasanya hanya dipisahkan sepersekian detik.

Hasil impresif tersebut membuat pembalap berusia muda itu melangkah langsung ke sesi Kualifikasi 2 (Q2) dan menjadi salah satu kandidat kuat peraih pole position.

Momentum ini juga datang pada waktu yang tepat.

Sebelum tiba di Brno, Danish baru saja mengalami akhir pekan yang sulit setelah gagal finis akibat insiden di GP Hungaria. Karena itu, performa gemilang di Republik Ceko menjadi sinyal kebangkitan sekaligus penegasan bahwa dirinya layak diperhitungkan dalam persaingan papan atas Moto3 musim ini.

Saat ini Danish berada di posisi ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 48 poin. Meski belum masuk kelompok terdepan perebutan gelar juara, ia sudah menunjukkan kapasitasnya lewat podium ketiga di GP Italia beberapa pekan lalu.

Kini, setelah menguasai seluruh sesi latihan dan memecahkan rekor Brno, pertanyaan yang mulai ramai diperbincangkan bukan lagi apakah Hakim Danish mampu naik podium.

Pertanyaannya adalah: mampukah pembalap Malaysia itu mengubah dominasi hari Jumat menjadi kemenangan pertamanya di Moto3 pada hari balapan nanti?

Jika performa seperti ini terus berlanjut, Brno bisa menjadi saksi lahirnya salah satu kemenangan paling bersejarah dalam karier Hakim Danish. (din)