Jakarta, Katasulsel.com β Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menatap Moto3 Grand Prix Jerman 2026 dengan optimisme tinggi. Setelah gagal menyelesaikan balapan di Assen akibat terjatuh, pembalap Idemitsu Honda Team Asia itu bertekad menjadikan seri Sachsenring sebagai titik kebangkitan pada musim perdananya di Moto3.
Insiden di GP Belanda memang memupus peluang Veda menambah poin. Namun, hasil sepanjang akhir pekan di Assen justru menjadi modal berharga. Ia mampu menembus sesi kualifikasi kedua (Q2), memulai balapan dari posisi ketujuh, dan sempat bersaing di rombongan terdepan sebelum mengalami kecelakaan pada lap kedelapan.
Performa tersebut membuat Veda semakin percaya diri menghadapi seri berikutnya. Ia menilai kecepatan motornya sudah cukup kompetitif untuk bertarung bersama para pembalap papan atas Moto3, sehingga fokus berikutnya adalah menyempurnakan setelan motor sejak sesi latihan bebas di Sachsenring.
Sachsenring juga bukan lintasan asing bagi pembalap asal Indonesia itu. Pada musim 2025, Veda pernah mencatatkan kemenangan di balapan kedua ajang Red Bull Rookies Cup di sirkuit tersebut. Karakter lintasan yang didominasi tikungan kiri dinilai sesuai dengan gaya balapnya, sehingga menjadi alasan tambahan untuk menatap GP Jerman dengan rasa percaya diri tinggi.
Sebagai rookie, kiprah Veda sepanjang Moto3 2026 juga terbilang impresif. Ia telah mengumpulkan 82 poin dan bertengger di posisi ketujuh klasemen sementara. Salah satu pencapaian terbaiknya musim ini adalah finis podium ketiga di GP Brasil, hasil yang menempatkannya sebagai salah satu pendatang baru paling menjanjikan di kejuaraan dunia.
Performa konsisten itu turut menarik perhatian dunia industri otomotif. Belum lama ini, Veda mendapat dukungan baru dari perusahaan pelumas asal Jerman, Liqui Moly, yang melengkapi jajaran sponsor internasional seperti Red Bull dan Alpinestars. Kehadiran sponsor baru menjadi sinyal bahwa kiprah pembalap Indonesia tersebut semakin diperhitungkan di level dunia.
Moto3 GP Jerman 2026 akan berlangsung pada 10β12 Juli di Sirkuit Sachsenring. Veda menargetkan dapat langsung tampil kompetitif sejak latihan bebas hari pertama agar mampu mengamankan tiket otomatis ke Q2 dan memperoleh posisi start terbaik saat balapan utama digelar pada Minggu, 12 Juli 2026.
