KENDARI, Katasulsel.com — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Sulawesi Tenggara resmi dimulai di Kendari, Jumat (24/4/2026). Pembukaan dipusatkan di kawasan Tugu Religi Kendari dan berlangsung meriah.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, membuka kegiatan dengan pemukulan bedug bersama para kepala daerah se-Sultra, sebagai tanda dimulainya rangkaian perayaan tahunan tersebut.
Perayaan tahun ini mengusung tema “Harmoni Sultra: Produktif untuk Sultra Sejahtera” dan akan berlangsung selama empat hari, mulai 24 hingga 27 April 2026.
Berbeda dari sekadar seremoni, rangkaian HUT Sultra kali ini menghadirkan beragam kegiatan yang tersebar di sejumlah titik di Kota Kendari.
Sejumlah agenda utama yang dapat dinikmati masyarakat antara lain pawai budaya, pameran UMKM dan pembangunan, lomba pelajar, talkshow, hingga kegiatan sosial. Selain itu, festival wisata di Pulau Bokori juga menjadi salah satu daya tarik utama yang diperkirakan akan dipadati pengunjung.
Tak hanya itu, masyarakat juga dapat mengikuti berbagai kegiatan seperti fun bike, layanan kesehatan gratis, hingga hiburan rakyat yang digelar setiap hari selama perayaan berlangsung.
Salah satu agenda yang paling dinanti adalah atraksi dirgantara hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Sultra bersama TNI Angkatan Udara, yang akan menampilkan aksi udara di langit Kendari.
Sebagian besar kegiatan terpusat di kawasan Tugu Religi Kendari, area pameran, serta sejumlah ruang publik di dalam kota. Dengan tingginya antusiasme masyarakat, diperkirakan pusat kota akan mengalami peningkatan aktivitas dan keramaian selama perayaan berlangsung.
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dan memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan hingga penutupan.
Ia juga menyampaikan bahwa perayaan ini bukan hanya momentum seremonial, tetapi menjadi ajang memperkuat kebersamaan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui sektor UMKM dan pariwisata.
Dengan berbagai agenda yang telah disiapkan, HUT Sultra ke-62 di Kendari diharapkan menjadi salah satu perayaan terbesar tahun ini sekaligus memperkuat posisi Kendari sebagai pusat kegiatan dan pertumbuhan di wilayah Sulawesi Tenggara.(*)
