Barcelona, katasulsel.com β€” Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menghadapi tantangan berat pada balapan utama Moto3 Catalunya 2026 usai dipastikan memulai race dari posisi ke-20 di Circuit de Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026).

Rider Honda Team Asia tersebut gagal menembus sesi kualifikasi kedua (Q2) setelah kehilangan momentum pada flying lap terakhir di sesi Q1 yang berlangsung Sabtu sore WIB.

Padahal, Veda sempat tampil menjanjikan pada run pertama dengan menempati posisi kedua tercepat. Namun persaingan ketat khas Moto3 membuat catatan waktunya tersalip di menit-menit akhir.

Veda akhirnya hanya mencatatkan waktu terbaik 1 menit 47,63 detik.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Meski demikian, posisi start pembalap asal Indonesia itu sedikit membaik setelah rider Inggris Casey O’Gorman menerima penalti turun 12 grid akibat pelanggaran regulasi.

Situasi tersebut membuat Veda naik satu posisi dan akan start dari grid ke-20.

Memulai race dari barisan belakang jelas bukan situasi ideal di Sirkuit Catalunya yang dikenal memiliki karakter teknikal dengan beberapa sektor cepat dan tikungan panjang yang menyulitkan manuver overtaking.

Dalam balapan Moto3, menjaga slipstream menjadi salah satu faktor penting untuk mendongkrak kecepatan di lintasan lurus. Kehilangan rombongan depan pada lap awal biasanya membuat peluang finis di zona poin semakin berat.

Veda diperkirakan harus tampil agresif sejak lap pertama bila ingin menjaga peluang menembus posisi 15 besar.

Pengamat Moto3 menilai strategi late braking, pemanfaatan slipstream, dan menjaga ritme ban akan menjadi kunci penting bagi pembalap muda Indonesia tersebut.

Meski start dari posisi kurang ideal, peluang mencuri poin tetap terbuka mengingat kelas Moto3 terkenal sangat kompetitif dengan gap waktu antarpembalap yang sangat rapat.

Satu kesalahan kecil dari rider depan bisa langsung mengubah posisi secara drastis.

Sementara itu, pole position berhasil diamankan pembalap Red Bull KTM Ajo asal Argentina, Valentin Perrone, usai tampil impresif di sesi Q2 dengan catatan waktu 1 menit 46,679 detik.

Selanjutnya………….

Pemimpin Redaksi
Edy Basri adalah Pemimpin Redaksi Katasulsel.com. Lulus Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers sejak 2018 (Wartawan Utama). Sebelumnya sebagai jurnalis di Koran Harian Fajar.

Update terbaru: 17 Mei 2026 15:56 WIB