Bone, Katasulsel.com – Persaingan di papan atas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 mulai memperlihatkan peta kekuatan yang menarik. Kabupaten Pangkep sementara berada di posisi teratas dalam perburuan medali emas, tetapi Kabupaten Bone justru mencatatkan jumlah medali keseluruhan paling banyak.

Hingga Minggu (8/11/2026), Pangkep mengoleksi 18 emas, 9 perak, dan 7 perunggu. Totalnya mencapai 34 medali.

Kota Makassar membayangi di posisi berikutnya dengan 9 emas, 15 perak, dan 12 perunggu. Meski jumlah emasnya terpaut cukup jauh dari Pangkep, Makassar telah mengumpulkan 36 medali.

Sementara itu, Bone yang berstatus tuan rumah mencatatkan 9 emas, 9 perak, dan 22 perunggu. Total 40 medali menempatkan Bone sebagai daerah dengan koleksi medali terbanyak di antara kontingen yang datanya berhasil dihimpun.

Dengan demikian, ada dua persaingan berbeda di papan atas: Pangkep unggul dalam jumlah emas, sedangkan Bone memimpin dari sisi total medali.

Maros Tiba-Tiba Menyodok Empat Besar

Kejutan lainnya datang dari Kabupaten Maros. Kontingen ini dilaporkan berhasil menembus empat besar setelah mengumpulkan enam medali emas.

Sumbangan emas Maros berasal dari sejumlah cabang olahraga, yakni berkuda memanah sebanyak tiga emas, akuatik satu emas, binaraga satu emas, dan petanque satu emas.

Pergerakan Maros menjadi salah satu cerita menarik dalam persaingan Porprov tahun ini. Kontingen tersebut menunjukkan bahwa perebutan posisi papan atas belum hanya menjadi milik daerah yang sejak awal dijagokan.

Luwu Timur Tambah Emas, Sinjai Masih Berjuang

Dari wilayah timur Sulawesi Selatan, Kabupaten Luwu Timur juga terus menambah koleksi prestasinya.

Hingga laporan terakhir, Luwu Timur mengantongi empat emas, enam perak, dan lima perunggu. Medali emas keempat disumbangkan Moch Raihan Jinan melalui cabang olahraga Modern Pentathlon nomor laser run junior.

Sementara itu, Kabupaten Sinjai tercatat mengoleksi satu perak dan satu perunggu. Adapun Kabupaten Wajo telah melaporkan total tujuh medali, meski rincian berdasarkan jenis medali belum tersedia dalam data yang dihimpun.

Bone Bertumpu pada Judo

Di tengah persaingan tersebut, cabang olahraga judo menjadi salah satu penyumbang penting bagi kontingen tuan rumah.

Berdasarkan rincian perolehan yang dilaporkan, Bone mendapatkan enam emas, empat perak, dan 17 perunggu dari cabang olahraga tersebut.

Tambahan medali juga datang dari kriket, akuatik, dan binaraga.

Kontribusi berbagai cabang olahraga inilah yang membuat total koleksi medali Bone mencapai 40 keping.

Klasemen Masih Bergerak

Meski sejumlah daerah telah melaporkan perolehan medalinya, masyarakat belum bisa melihat gambaran utuh persaingan 24 kabupaten/kota.

Hingga Minggu sore atau malam WITA, tabel klasemen lengkap yang menggabungkan seluruh kontingen belum dirilis secara bersamaan oleh panitia besar maupun KONI Sulawesi Selatan.

Angka-angka yang beredar masih berasal dari laporan masing-masing daerah dan rekapitulasi tim yang dihimpun secara bertahap. Karena itu, posisi sejumlah kontingen masih berpotensi berubah seiring bertambahnya hasil pertandingan.

Untuk sementara, Pangkep menjadi daerah yang paling mencolok dalam perburuan emas. Namun, Bone punya cerita berbeda: menjadi tuan rumah sekaligus mengoleksi medali terbanyak dalam data sementara yang tersedia.

Pertanyaannya, mampukah Pangkep mempertahankan singgasananya, atau justru Makassar dan Bone yang akan membuat kejutan pada hari-hari berikutnya?

Porprov Sulsel 2026 masih menyisakan persaingan. Papan klasemen belum menjadi cerita akhir.

Catatan redaksi: Data dalam laporan ini merupakan kompilasi sementara dari laporan daerah dan pemberitaan hingga 8 November 2026, bukan klasemen resmi lengkap 24 kabupaten/kota. Urutan disusun berdasarkan jumlah emas pada daerah yang memiliki rincian memadai. (*)