Sidrap, Katasulsel.com — Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan 2026 bahkan belum resmi dibuka. Namun dampaknya sudah mulai terasa di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Ribuan guru dan peserta yang mulai berdatangan sejak awal pekan membuat aktivitas ekonomi masyarakat bergerak lebih cepat dari biasanya. Penginapan terisi, rumah makan ramai, warung kopi kebanjiran pelanggan, hingga pelaku usaha kecil mulai menikmati peningkatan transaksi.
Fenomena itu menjadi salah satu sorotan dalam Welcome Dinner Porsenijar PGRI Sulsel 2026 yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Rabu malam (1/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pengurus Besar PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, Ketua PGRI Sulawesi Selatan Prof. Hasnawi Haris, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nurkanaah, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, serta kontingen PGRI dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Sidrap sebagai tuan rumah ajang terbesar PGRI Sulawesi Selatan tahun ini.
Ia menyebut kedatangan para guru sebagai berkah tersendiri bagi daerah yang dipimpinnya.
“Terima kasih atas kedatangan para Anre Gurutta, para cendekiawan, para orang berilmu, dan para tokoh pendidik se-Sulawesi Selatan datang ke Kabupaten Sidrap ini. Semoga kehadiran kita semua mendatangkan manfaat dan memberikan kemajuan besar di Kabupaten Sidrap,” ujar Syahar.
Jumlah peserta yang diperkirakan mencapai sekitar 64 ribu orang membuat Sidrap menghadapi tantangan sekaligus peluang besar. Tidak hanya sektor pendidikan yang menjadi pusat perhatian, tetapi juga pergerakan ekonomi masyarakat yang ikut terdongkrak.
Ketua PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, secara khusus menyinggung dampak ekonomi yang muncul dari pelaksanaan Porsenijar di Sidrap.
Menurutnya, kehadiran puluhan ribu peserta selama beberapa hari merupakan momentum besar yang dapat menggerakkan berbagai sektor usaha masyarakat.
“Kalau ada sekitar 64.000 orang dari tanggal 1 sampai 6 Juli berada di Sidrap, artinya daerah ini bukan hanya semakin dikenal, tetapi ekonomi masyarakat juga ikut menggeliat,” katanya.
Ia menilai keberhasilan sebuah daerah menjadi tuan rumah tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari kemampuan memanfaatkan momentum untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Di sisi lain, membludaknya jumlah peserta membuat Pemerintah Kabupaten Sidrap harus menyiapkan berbagai alternatif akomodasi. Sejumlah sekolah pun disiapkan sebagai tempat menginap peserta dari berbagai daerah.
Bagi Syahar, hal itu justru menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi para guru.
“Kalau bermalam di sekolah, itu termasuk rasa nostalgia yang luar biasa. Karena memang dunia guru tidak pernah jauh dari sekolah,” ujarnya.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai malam penyambutan tersebut. Syahar juga memastikan masyarakat Sidrap akan menerima seluruh tamu dengan budaya saromase, nilai lokal yang mencerminkan keramahan, penghormatan, dan ketulusan dalam melayani tamu.
“Insya Allah orang Sidrap akan melayani dengan penuh saromase, penuh cinta kasih, dan ketulusan,” katanya.
Sementara itu, Ketua PGRI Sulawesi Selatan, Prof. Hasnawi Haris, mengungkapkan bahwa Sidrap terpilih sebagai tuan rumah setelah menunjukkan komitmen kuat saat proses penentuan lokasi Porsenijar tahun 2025.
Menurutnya, kesiapan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor yang membuat Sidrap mendapat dukungan penuh dari peserta konferensi kerja PGRI Sulsel.
Kini, sebelum seremoni pembukaan digelar, manfaat kegiatan tersebut sudah mulai dirasakan masyarakat.
Porsenijar memang merupakan ajang olahraga, seni, dan pembelajaran bagi insan pendidikan. Namun di Sidrap, kegiatan ini juga menjadi penggerak ekonomi rakyat. Ketika ribuan guru datang membawa semangat kompetisi dan silaturahmi, mereka sekaligus membawa perputaran ekonomi yang menyentuh warung kecil, pelaku UMKM, penginapan, hingga pedagang kaki lima.
Porsenijar belum dimulai sepenuhnya. Tetapi uang sudah lebih dulu berputar di Sidrap. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
