Sidrap, katasulsel.com — Tidak semua daerah kebagian jatah kunjungan.
Tahun ini, hanya dua titik yang disambangi Kapolda Sulsel. Satu kota. Satu kabupaten.
Kota itu: Makassar.
Kabupatennya: Sidrap.
Rabu, 18 Maret 2026, Irjen Pol.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Djuhandhani Rahardjo Puro datang langsung ke Bumi Nene Mallomo. Ia tidak sendiri.
Kapolda Sulsel itu didampingi sejumlah perwira utama Polda Sulsel. Kehadirannya lengkap—menunjukkan keseriusan agenda yang dibawa.
Rombongan disambut resmi oleh Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nur Kanaah, Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong, serta jajaran Forkopimda.
Tari padduppa mengalun di depan barisan penyambut. Tradisi Bugis itu menjadi penanda penghormatan bagi tamu penting yang datang.
Namun kunjungan ini bukan sekadar seremoni.
Kapolda turun langsung meninjau posko pengamanan mudik Lebaran. Ia mengecek kesiapan personel, sarana pendukung, hingga pola pengamanan yang akan diterapkan.
Ada pesan yang ingin ditegaskan.
Sidrap bukan wilayah biasa. Jalur ini menjadi salah satu titik krusial pergerakan pemudik di Sulawesi Selatan.
Karena itu, pengamanan tidak boleh setengah-setengah.
Menariknya, dari seluruh kabupaten di Sulsel, hanya Sidrap yang dipilih untuk dikunjungi langsung tahun ini. Selain itu, hanya Makassar sebagai ibu kota provinsi.
Pilihan itu tentu bukan tanpa alasan.
Kapolda ingin memastikan sendiri—bahwa di titik strategis seperti Sidrap, semua sudah benar-benar siap.
Tidak ada celah.
Tidak ada lengah.
Apalagi menjelang puncak arus mudik Lebaran. (*)
Update terbaru: 18 Maret 2026 15:34 WIB

Tinggalkan Balasan