Bogor, katasulsel.com — Puncak Bogor, Jawa Barat, jadi pusat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Domino ORADO 2026 menghadirkan 34 provinsi, dan ujungnya satu nama paling keras disebut: Sulawesi Selatan.

Kontingen ORADO Sulsel keluar sebagai juara 1 setelah menang di partai final, Ahad (26/4/2026). Tidak ada drama kekalahan. Tidak ada cerita bangkit dari bawah. Sulsel melaju bersih sejak penyisihan sampai final.

Di arena ini, yang menang bukan yang paling ramai, tapi yang paling tenang membaca permainan.

Pelatih tim junior ORADO Sulsel, Andi Batara dari Bulukumba, menyebut kemenangan ini sebagai hasil pembinaan yang tidak instan.

“Alhamdulillah, anak-anak berhasil juara. Ini buah latihan dan kekompakan tim,” ujarnya dari Bogor.

Domino versi ORADO bukan sekadar permainan santai. Ada strategi pasangan, komunikasi isyarat, hingga kemampuan membaca pola lawan. Di titik ini, Sulsel terlihat matang. Tidak terburu-buru, tidak mudah terpancing.

Salah satu atlet junior, Rezki dari Bulukumba, menyebut kunci kemenangan ada pada ketenangan.

“Lawan berat semua, tapi kami main tenang dan saling support. Target kami jelas dari awal, juara,” katanya.

Ketua Pengprov ORADO Sulsel, Firman Zulkadri, SH, menyebut kemenangan ini sebagai sejarah baru.

“Ini hasil doa dan dukungan masyarakat Sulsel. Anak-anak sukses membawa juara 1 nasional dan mencatat sejarah di Kejurnas,” ujarnya.

Di tengah dominasi Sulsel, ada catatan menarik dari daerah: Sidrap juga ikut ambil bagian dalam ajang ini. Tim Sidrap hadir sebagai bagian dari kontingen Sulawesi Selatan, memperkuat barisan dan menunjukkan bahwa pembinaan domino di daerah lumbung pangan itu juga mulai bergerak ke arah kompetitif.

Meski belum melangkah jauh seperti tim junior Bulukumba, keikutsertaan Sidrap menjadi sinyal bahwa olahraga domino sudah mulai menyebar ke banyak kabupaten, tidak lagi terpusat di satu titik saja.

Kejurnas ORADO 2026 sendiri diikuti 34 provinsi se-Indonesia. Ajang ini bukan hanya soal gelar juara, tapi juga pemetaan kekuatan pembinaan domino nasional, sekaligus pintu menuju kompetisi level internasional.

Namun dari semua pertandingan, satu kesimpulan di Bogor kali ini cukup jelas: Sulawesi Selatan pulang sebagai juara, sementara Sidrap pulang dengan pengalaman penting—bahwa di meja domino nasional, semua daerah sedang naik kelas, tinggal soal waktu dan jam terbang.(*)

Editor
Mengawal akurasi dan kedalaman berita