Brno, Katasulsel.com — Nama pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mencuri perhatian di panggung Moto3 dunia. Dalam sesi kualifikasi Moto3 Republik Ceko 2026 di Sirkuit Brno, Veda menunjukkan mental bertarungnya dengan sebuah aksi dramatis di penghujung sesi hingga berhasil mengamankan posisi start kedelapan.

Sempat kesulitan menemukan ritme terbaik dan tertahan di luar 10 besar, pembalap Honda Team Asia itu tidak menyerah. Saat waktu kualifikasi memasuki fase krusial, Veda melakukan time attack terakhir yang membuat catatan waktunya melonjak dan mengamankan posisi di barisan ketiga.

Veda akhirnya mencatat waktu sekitar 2 menit 05,270 detik dan berhak memulai balapan dari grid kedelapan. Posisi tersebut menjadi modal penting menghadapi persaingan ketat Moto3 yang dikenal penuh aksi salip-menyalip sejak lap awal.

Sementara itu, perebutan posisi terdepan berlangsung sangat sengit. Pembalap Rivacold Snipers Team, David Almansa, tampil sebagai aktor utama setelah menggusur para pesaingnya pada detik-detik terakhir. Almansa merebut pole position dengan catatan waktu 2 menit 04,069 detik.

Persaingan di barisan depan bahkan berubah menjelang akhir sesi. Maximo Quiles yang sempat menguasai jalannya kualifikasi harus rela turun posisi setelah Almansa dan Hakim Danish melakukan serangan terakhir. Hakim Danish akhirnya menempati posisi kedua, hanya terpaut 0,017 detik dari pole.

Hasil kualifikasi Moto3 Ceko 2026 menempatkan Veda di tengah persaingan para pembalap papan atas. Dari posisi kedelapan, pembalap asal Indonesia itu masih memiliki peluang besar untuk mengejar hasil lebih tinggi saat balapan.

10 Besar Kualifikasi Moto3 Ceko 2026:

  1. David Almansa (Spanyol) — 2:04.069
  2. Hakim Danish (Malaysia) — +0.017
  3. Maximo Quiles (Spanyol) — +0.421
  4. Alvaro Carpe (Spanyol) — +0.565
  5. Brian Uriarte (Spanyol) — +0.574
  6. Eddie O’Shea (Inggris) — +1.071
  7. Scott Ogden (Inggris) — +1.110
  8. Veda Ega Pratama (Indonesia) — +1.201
  9. Joel Kelso (Australia) — +1.371
  10. Cormac Buchanan (Selandia Baru) — +1.371

Perjuangan Veda di Brno menjadi bukti bahwa pembalap muda Indonesia itu mulai mampu bersaing di level tertinggi. Start dari posisi kedelapan bukan akhir cerita, justru menjadi pintu untuk membuka peluang kejutan di balapan utama. (Din)