Brno, Katasulsel.com — Performa impresif Veda Ega Pratama di Moto3 GP Ceko 2026 berbuah dampak penting bagi posisinya di klasemen sementara. Pembalap muda Indonesia itu kini hanya terpaut empat poin dari lima besar klasemen Moto3 2026.
Veda saat ini berada di peringkat keenam klasemen dengan koleksi 82 poin. Ia membayangi Marco Morelli yang menempati posisi kelima.
Jarak tipis itu membuat peluang Veda untuk menembus lima besar masih terbuka. Apalagi, performanya di Automotodrom Brno, Republik Ceko, Minggu, 21 Juni 2026, menunjukkan bahwa rider Honda Team Asia tersebut mampu bersaing di grup depan.
Pada balapan Moto3 GP Ceko 2026, Veda finis kelima setelah memulai lomba dari posisi ke-20. Ia harus start dari baris belakang setelah terkena penalti turun 12 posisi grid.
Meski demikian, Veda tampil agresif sejak awal balapan. Ia melesat ke rombongan depan dan ikut bersaing dalam leading group pada balapan yang berlangsung ketat hingga lap terakhir.
Dalam catatan MotoGP, Veda bahkan sempat menduduki posisi ketiga di tengah persaingan sengit dengan Hakim Danish, Brian Uriarte, Maximo Quiles, David Almansa, dan Alvaro Carpe.
Balapan Moto3 GP Ceko 2026 akhirnya dimenangkan Hakim Danish. Pembalap Malaysia itu meraih kemenangan perdana di kelas Moto3 setelah memanfaatkan celah dari kontak antara Brian Uriarte dan Maximo Quiles pada lap terakhir.
Brian Uriarte finis kedua, sementara Maximo Quiles melengkapi podium ketiga. David Almansa berada di posisi keempat, disusul Veda Ega Pratama di urutan kelima.
Perebutan posisi kelima berlangsung sangat ketat. Veda berhasil mengalahkan Alvaro Carpe dengan selisih hanya 0,006 detik di garis finis.
Tambahan 11 poin dari Brno membuat Veda tetap berada dalam jalur persaingan papan atas Moto3 2026. Meski belum naik podium, finis kelima menjadi hasil penting setelah ia harus memulai balapan dari posisi ke-20.
Di klasemen sementara, Maximo Quiles masih memimpin. Alvaro Carpe berada di posisi kedua, disusul Brian Uriarte yang naik ke peringkat ketiga.
Marco Morelli turun ke posisi kelima dan kini dibayangi Veda dengan jarak hanya empat poin. Situasi ini membuat persaingan menuju lima besar semakin menarik.
Veda tidak hanya harus mengejar Morelli, tetapi juga menjaga jarak dari Hakim Danish yang mulai mendekat dari belakang setelah menang di Brno.
Seri berikutnya akan berlangsung di GP Belanda, TT Circuit Assen, pada 26–28 Juni 2026. Balapan itu bisa menjadi kesempatan penting bagi Veda untuk memperkecil jarak, atau bahkan menembus lima besar klasemen Moto3 2026.
Dengan momentum positif dari Brno, Veda Ega Pratama kembali punya peluang mencuri perhatian. Konsistensi akan menjadi kunci jika pembalap Indonesia itu ingin terus bertahan dalam persaingan papan atas musim ini.(*)
