Enrekang, Katasulsel.com — Sebuah pesta pernikahan di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, berubah ricuh setelah seorang pria bernama Kasri menjadi korban salah sasaran penikaman yang diduga dilakukan iparnya sendiri, Juhardi (39).

Peristiwa itu terjadi di rumah korban, tepatnya di Dusun Lempan, Desa Salu Dewata, Kecamatan Anggeraja, Sabtu malam (23/5/2026) sekitar pukul 23.30 Wita, saat suasana pesta masih berlangsung dengan hiburan musik.

Menurut keterangan polisi, keributan bermula ketika seorang warga bernama Sabar bersama rekannya sedang berjoget dengan penyanyi di lokasi acara.

Di tengah suasana tersebut, pelaku Juhardi tiba-tiba naik ke area hiburan dan menegur keduanya. Teguran itu kemudian memicu ketegangan hingga situasi berubah panas.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Kapolsek Anggeraja, Iptu Eddy Siswoyo, mengatakan pelaku yang tersulut emosi lalu mengeluarkan sebilah badik dan diduga hendak menyerang Sabar.

Melihat situasi makin berbahaya, Kasri yang merupakan ipar pelaku berusaha masuk untuk melerai agar keributan tidak berubah menjadi bentrokan.

Namun upaya itu justru berujung petaka.

Saat pelaku mengayunkan badik, senjata tajam tersebut malah mengenai jari tangan kiri Kasri. Akibatnya, korban mengalami luka robek dan harus mendapatkan satu jahitan.

Kasri kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Tak butuh waktu lama, personel Polsek Anggeraja bersama tim Resmob Polres Enrekang bergerak melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap pelaku.

Juhardi akhirnya ditangkap pada Minggu (24/5/2026) di sebuah rumah kebun milik saudaranya di Dusun Lempan, Desa Salu Dewata.

Polisi menyebut pelaku diamankan tanpa perlawanan.

Dari hasil interogasi awal, Juhardi mengakui membawa serta mengeluarkan badik saat keributan terjadi. Ia diduga berniat melukai orang lain, namun justru melukai iparnya sendiri yang mencoba mencegah pertikaian.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek Anggeraja untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi ironi di tengah pesta yang seharusnya membawa kebahagiaan.

Kasri datang untuk melerai keributan, tetapi justru pulang sebagai korban tikaman dari iparnya sendiri. (*)

Editor
Mengawal akurasi dan kedalaman berita