Enrekang, katasulsel.com — Suasana di Aula Kantor Bupati Enrekang, Senin (25/5/2026), berbeda dari hari biasanya. Agenda pelantikan pejabat baru menandai penekanan tombol reset birokrasi daerah oleh bupati.

Pemerintah Kabupaten Enrekang resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 80 pejabat administrator dan pengawas—langkah besar yang menandai penyegaran struktur pemerintahan di berbagai lini.

Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangga memimpin langsung prosesi tersebut, didampingi Wakil Bupati Andi Tenri Liwang, Sekretaris Daerah Zulkarnaen Kara, serta disaksikan unsur Forkopimda dari Polres dan Kodim Enrekang.

Yang berubah bukan sekadar nama di daftar jabatan.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Yang sedang disusun ulang adalah ritme kerja birokrasi.

Puluhan pejabat ini akan berada di simpul-simpul penting pemerintahan—mengawal koordinasi OPD, mempercepat program pembangunan, hingga memastikan pelayanan masyarakat tidak tersendat di meja administrasi.

Pelantikan besar ini memberi satu pesan kuat: Enrekang ingin birokrasi yang lebih lincah, bukan birokrasi yang hanya sibuk di atas kertas.

Dalam sambutannya, Bupati Yusuf Ritangga menegaskan jabatan adalah amanah, bukan penghargaan.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan dedikasi dan profesionalisme,” ujarnya.

Kalimat itu menjadi garis tegas: pejabat yang baru dilantik diharapkan tak hanya mengisi posisi, tetapi menjadi penggerak.

Mendorong inovasi. Mempercepat kerja. Menjawab kebutuhan masyarakat.

Di tengah tuntutan pelayanan publik yang makin cepat, penyegaran ini juga menjadi strategi membangun pemerintahan yang lebih responsif dan terkoordinasi.

Bupati menekankan, pembangunan daerah bukan hanya soal proyek fisik, tetapi tentang kualitas aparatur yang mampu bekerja efektif.

“Kami percaya SDM yang kompeten dan loyal akan membantu target pembangunan tercapai optimal,” tambahnya.

Prosesi berlangsung khidmat. Sumpah jabatan diucap. Kursi boleh sama, tapi tanggung jawab berubah.

Dan lewat pelantikan 80 pejabat ini, Enrekang seolah memberi pesan sederhana tapi tegas:

birokrasi tak sedang berganti wajah—ia sedang dipacu berlari lebih cepat. (fungfi)

Pemimpin Redaksi
Edy Basri adalah Pemimpin Redaksi Katasulsel.com. Lulus Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers sejak 2018 (Wartawan Utama). Sebelumnya sebagai jurnalis di Koran Harian Fajar.