Konawe Utara, Katasulsel.com – Open Turnamen Karang Taruna Cup I yang digelar di Lapangan Desa Mataiwoi, Kecamatan Molawe, Selasa (7/7/2026), bukan sekadar pertandingan sepak bola antar tim. Ajang ini langsung mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Konawe Utara karena dinilai bisa menjadi tempat lahirnya atlet-atlet yang akan memperkuat daerah pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara XV tahun 2026.
Bupati Konawe Utara, Ikbar, yang membuka turnamen tersebut menegaskan bahwa olahraga harus menjadi bagian dari pembangunan generasi muda. Karena itu, kompetisi seperti Karang Taruna Cup dinilai penting untuk menumbuhkan semangat berprestasi sekaligus menjaring talenta-talenta olahraga dari desa-desa.
Menurutnya, banyak atlet potensial yang selama ini belum mendapatkan ruang untuk menunjukkan kemampuannya. Melalui turnamen terbuka, peluang mereka untuk tampil dan dilirik sebagai calon atlet daerah menjadi lebih besar.
“Turnamen ini bukan hanya soal menang dan kalah. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menemukan bibit-bibit atlet yang nantinya mampu mengharumkan nama Konawe Utara,” kata Ikbar.
Mantan Ketua DPRD Konawe Utara itu juga menegaskan bahwa atlet lokal hasil pembinaan daerah akan menjadi prioritas untuk memperkuat kontingen Konawe Utara pada Porprov Sultra XV yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi putra-putri daerah untuk berkembang dan bersaing membawa nama Konawe Utara di tingkat yang lebih tinggi.
Sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mendukung prestasi olahraga, Ikbar bahkan mengumumkan bonus khusus bagi atlet yang berhasil meraih medali emas atau juara pertama di ajang Porprov mendatang.
Nilainya tidak kecil. Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menyiapkan bonus pembinaan sebesar Rp50 juta bagi atlet yang sukses naik podium tertinggi.
“Ini bentuk penghargaan atas kerja keras atlet sekaligus motivasi agar mereka terus berprestasi dan membawa nama baik daerah,” tegasnya.
Turnamen Karang Taruna Cup I sendiri diikuti sejumlah tim dari berbagai wilayah di Konawe Utara. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga diharapkan mempererat hubungan antarpemuda sekaligus membangun budaya olahraga yang lebih kuat di tengah masyarakat.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Konawe Utara, Muladis, mengatakan turnamen ini merupakan bagian dari komitmen organisasi kepemudaan untuk menyediakan ruang positif bagi generasi muda.
Menurutnya, banyak potensi olahraga yang tersebar di desa-desa dan perlu difasilitasi melalui kompetisi yang berkelanjutan.
“Melalui turnamen ini, kami berharap lahir atlet-atlet potensial yang nantinya dapat membawa nama baik Konawe Utara di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Dengan bonus Rp50 juta yang telah diumumkan serta target menghadapi Porprov Sultra 2026, Karang Taruna Cup I kini bukan lagi sekadar turnamen lokal. Bagi banyak pemain muda di Konawe Utara, ajang tersebut bisa menjadi pintu masuk menuju panggung olahraga yang lebih besar.
