Sidrap, Katasulsel.com — Kabupaten Sidenreng Rappang kembali jadi tujuan studi tiru. Setelah sebelumnya daerah lain datang melihat inovasi tata kelola pemerintahan, kini giliran DPRD Kota Palopo yang turun langsung “membaca resep” perubahan birokrasi di Sidrap.
Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Palopo, Alfri Jamil, diterima langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, di Baruga Rumah Jabatan Bupati, Jalan Dg. Lanto Pasewang, Pangkajene, Maritengngae, Jumat (12/6/2026).
Kunjungan kerja ini bukan sekadar seremonial. Agenda utamanya adalah studi tiru tata kelola pemerintahan bersih, cepat, dan profesional, yang belakangan menjadi sorotan sejumlah daerah di Sulawesi Selatan.
Dalam forum tersebut, Syaharuddin memaparkan sejumlah langkah reformasi yang tengah digerakkan di lingkungan Pemkab Sidrap, khususnya yang digawangi oleh ASN muda. Fokus utamanya adalah digitalisasi administrasi pemerintahan.
Langkah ini disebut menjadi kunci untuk mempercepat layanan publik, memangkas rantai birokrasi yang panjang, sekaligus memperkuat akuntabilitas kerja pemerintah daerah.
“Perubahan itu tidak bisa ditunda. Kita dorong sistem yang lebih cepat, transparan, dan berbasis digital,” demikian gambaran arah kebijakan yang dipaparkan dalam pertemuan tersebut.
Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Palopo, Alfri Jamil, memberikan apresiasi terhadap keterbukaan Pemkab Sidrap dalam membagikan praktik baik tata kelola pemerintahan.
Menurutnya, model pemerintahan yang bersih dan profesional seperti yang ditunjukkan Sidrap menjadi referensi penting bagi daerah lain dalam membangun kepercayaan publik.
“Tata kelola yang baik akan langsung berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ujarnya.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan posisi Sidrap sebagai salah satu daerah yang mulai diperhitungkan dalam hal inovasi birokrasi di tingkat Sulawesi Selatan, setelah sebelumnya juga menjadi rujukan sejumlah daerah termasuk Kutai Kartanegara (Kukar).
Pertemuan ditutup dengan penyerahan cendera mata dari DPRD Kota Palopo kepada Bupati Sidrap sebagai simbol penguatan hubungan antarlembaga dan jejaring pemerintahan.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah kepala OPD Pemkab Sidrap, di antaranya Inspektur Kabupaten Mustari Kadir, Kepala Bapperida Herwin, Kepala DPMPTSP Andi Nirwan Ranggong, Kepala Dinas Sosial Wahidah Alwi, serta Kepala Dinas Kesehatan Ishak Kenre.
Di tengah arus kunjungan studi tiru yang terus mengalir, Sidrap kini tak hanya menjadi daerah pelaksana kebijakan, tetapi juga mulai diposisikan sebagai “ruang belajar” tata kelola pemerintahan bagi daerah lain. (*)
