Edy Basri EDITOR
Redaktur Katasulsel.com yang mengawal isu publik dan dinamika pembangunan daerah.
Artikel: 346 Lihat semua

MAKASSAR – Sulawesi Selatan kembali menunjukkan dominasinya di Pulau Sulawesi. Dengan ±9,56 juta jiwa pada 2025, Sulsel menempati posisi puncak jumlah penduduk, jauh meninggalkan provinsi lain di pulau ini. Kota Makassar, dengan sekitar 1,47 juta jiwa, menjadi magnet urbanisasi, pendidikan, dan pusat ekonomi kawasan timur Indonesia.

Jika dilihat per provinsi, perbandingannya mencolok:

  • Sulawesi Selatan: ±9,56 juta jiwa
  • Sulawesi Tengah: ±3,2 juta jiwa
  • Sulawesi Tenggara: ±2,83 juta jiwa
  • Sulawesi Utara: ±2,6 juta jiwa
  • Sulawesi Barat: ±1,6 juta jiwa
  • Gorontalo: ±1,2 juta jiwa

Dengan jumlah lebih dari separuh total penduduk Pulau Sulawesi, Sulsel jelas menjadi raja demografi, sedangkan provinsi lain masih relatif kecil, rata-rata 2–3 juta jiwa.

Rizal Hidayat, analis demografi, menyoroti fenomena ini:
“Makassar sekarang bukan cuma ibukota provinsi. Kota ini sudah jadi episentrum perdagangan, pendidikan, dan tenaga kerja. Semua arus urbanisasi mengarah ke sini. Sulsel benar-benar memegang kendali.”

Fenomena urbanisasi terlihat jelas: warga dari kabupaten lain terus mengalir ke

Makassar untuk sekolah, kuliah, dan pekerjaan. Akibatnya, kota ini menjadi pusat ekonomi hidup, sementara provinsi lain penduduknya lebih tersebar.

Siti Nurlela, pengusaha UMKM Makassar, menambahkan, “Pasar di Makassar itu hidup banget. Dengan penduduk sebanyak ini, peluang usaha selalu ada. Sulsel memang jadi pusatnya.”

Dominasi penduduk Sulsel juga berdampak pada ekonomi: jumlah tenaga kerja yang besar, pasar konsumen luas, serta pusat logistik dan distribusi barang. Makassar kini menjadi poros utama aktivitas ekonomi di Pulau Sulawesi, bahkan menjadi magnet investasi bagi sektor perdagangan, jasa, dan industri kreatif.

Dengan data ini, jelas Sulsel tidak hanya raja demografi, tapi juga penggerak ekonomi utama di kawasan timur Indonesia. Kota Makassar pun makin kokoh sebagai pusat urbanisasi dan magnet peluang, sementara provinsi lain masih mengejar ketertinggalan.

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.