Pelantikan Pengurus Baru di Makassar Jadi Titik Awal Penguatan Arah Strategis Industri Properti

Makassar, katasulsel.com — Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bidang Properti Sulawesi Selatan bersiap memasuki periode kepengurusan baru yang akan resmi dilantik pada Sabtu, 2 Mei 2026, di Four Points by Sheraton Makassar.

Agenda ini dipandang bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum konsolidasi untuk memperkuat real estate ecosystem di tengah dinamika investment climate daerah.

Ketua Panitia Pelaksana, Usman Saleh, menegaskan bahwa seluruh aspek teknis maupun non-teknis telah rampung. Ia menyebut pelantikan ini sebagai starting point bagi penguatan peran pengusaha muda dalam mendorong akselerasi sektor properti yang selama ini menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi regional.

Menurutnya, sektor properti memiliki multiplier effect yang signifikan, terutama terhadap industri konstruksi, pembiayaan, hingga pengembangan kawasan hunian dan komersial yang terintegrasi dalam kerangka urban development.

Konsolidasi Strategis dan Arah Kebijakan Investasi

Usai pelantikan, kepengurusan baru HIPMI Properti Sulsel dijadwalkan langsung menyusun roadmap kerja yang lebih terukur. Fokus utama diarahkan pada penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, sektor perbankan, serta investor swasta guna memperluas ruang capital inflow ke Sulawesi Selatan.

Isu utama yang turut menjadi perhatian adalah penyederhanaan hambatan regulasi dan percepatan proses perizinan yang selama ini dinilai masih menjadi bottleneck dalam pengembangan proyek properti.

Dalam konteks ini, pendekatan regulatory easing dianggap krusial untuk menjaga daya saing daerah di tengah kompetisi antarwilayah.

Penguatan Daya Saing dan Integrasi Ekosistem Usaha

HIPMI Properti Sulsel juga menargetkan penguatan kapasitas pelaku usaha muda agar mampu bersaing dalam siklus pasar properti (property cycle) yang semakin dinamis.

…….

Pemimpin Redaksi
Edy Basri adalah Pemimpin Redaksi Katasulsel.com. Lulus Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers sejak 2018 (Wartawan Utama). Sebelumnya sebagai jurnalis di Koran Harian Fajar.