Makassar, Katasulsel.com – Kota Makassar masih menjadi daerah dengan kalender event paling padat di Sulawesi Selatan. Pemerintah Kota Makassar bahkan menyiapkan sekitar 60 agenda unggulan dalam Calendar of Events 2026 yang mencakup festival budaya, musik, kuliner, olahraga hingga ekonomi kreatif.
Sejumlah event berskala nasional dan internasional lahir dari kota ini. Makassar International Eight Festival and Forum (F8) menjadi ikon pariwisata Sulsel yang masuk dalam jajaran Top 10 Wonderful Events Indonesia. Selain itu, ada Ewako Fest, Rock in Celebes, hingga Sulsel Menari yang setiap tahun menarik ribuan pengunjung.
Namun, geliat penyelenggaraan event di Sulawesi Selatan kini tidak lagi terpusat di ibu kota provinsi. Sejumlah kabupaten mulai membangun identitas melalui agenda unggulan yang menjadi magnet wisata dan penggerak ekonomi.
Tana Toraja dan Toraja Utara mempertahankan pamor lewat Toraja International Festival dan Toraya Ma’Gellu’. Kabupaten Gowa terus menarik wisatawan melalui Beautiful Malino, sementara Kepulauan Selayar mengandalkan Festival Takabonerate sebagai etalase wisata bahari. Kabupaten Bone juga memiliki Festival Pinisi yang mengangkat kejayaan budaya maritim.
Di tengah persaingan tersebut, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) tampil sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan event paling pesat.
Tak lagi hanya dikenal sebagai lumbung pangan nasional, Sidrap kini membangun citra sebagai pusat sport tourism Sulawesi Selatan. Berbagai agenda olahraga dan budaya digelar sepanjang tahun, mulai dari Yamaha Cup Race dan Sulawesi Cup Race di Sirkuit Puncak Mario, Rappang Run, Sidrap Cup, Festival Danau Sidenreng, Festival Tani Ternak, hingga Saromase Ramadan Fair.
Puncaknya terlihat pada penyelenggaraan Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 yang menghadirkan sekitar 72 ribu peserta, official, dan tamu dari 24 kabupaten/kota. Besarnya jumlah pengunjung menjadikan Sidrap sebagai pusat perhatian Sulawesi Selatan sekaligus menunjukkan kapasitas daerah tersebut dalam menjadi tuan rumah event berskala besar.
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa penyelenggaraan berbagai event merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata. Menurutnya, setiap kegiatan bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang promosi daerah yang mampu memberikan dampak langsung bagi pelaku UMKM, perhotelan, transportasi, dan usaha lokal.
Persaingan menghadirkan event berkualitas kini menjadi wajah baru Sulawesi Selatan. Jika dahulu perhatian lebih banyak tertuju ke Makassar, kini daerah-daerah seperti Sidrap, Toraja, Gowa, Selayar, hingga Bone mulai menunjukkan bahwa mereka juga mampu menjadi destinasi utama penyelenggaraan event yang menarik puluhan ribu pengunjung dan menggerakkan ekonomi daerah.
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
