Sidikalang, Katasulsel.com – Theresia Cici Marisi Sinaga (30) menghadap Sang Pencipta jelang wisuda pasca sarjana Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta. Perempuan cerdas ini beralamat di Jalan Soala Gogo Desa Huta Rakyat Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi Sumatera Utara.
Dia wafat akibat kecelakaan tunggal usai ibadah pagi, Sabtu (27/7/2026). Kala itu, Theresia naik sepeda motor bersama temannya, boru Sembiring dari jurusan berbeda.
“Mungkin rem blong atau apa. Infonya, kendaraan terperosok ke jurang”, kata Jonpiter Limbong pelayan Gereja Katolik Paroki Sidikalang, Senin (29/6/2026).
Penjelasan Limbong, proses pengiriman jenajah ke Sidikalang terbilang cepat atas bantuan Gereja Katolik.
Limbong menyebut, Theresia adalah anak ke 4 dari 8 bersaudara. Ayahnya, Tarapul Sinaga bekerja sebagai petani dan ibunya Hermina Saragih merupakan pensiunan PNS dari penyuluh pertanian di Kabupaten Karo. Keluarga ini dikenal dekat dengan Tuhan. Rajin ibadah.
“Semua anaknya kompak saling membantu. Penyelesaian pendidikan pascara sarjana Theresia bidang pertanian, turut ditopang abangnya, Daniel Sinaga”, kata Limbong.
Semasa hidup, Theresia dikenal pekerja keras. Kuliah S1 bidang pertanian diselesaikan di Medan. Kala libur, perempuan ini rajin membantu Limbong jualan pulsa di konter. Waktu selalu diisi dengan kegiatan positif.
“Seyogianya, Theresia mengikuti wisuda bulan Juli mendatang. Namun takdir berkata lain”, kata Limbong.
Kepala Desa Lau Pakpak Kecamatan Tigalingga, Manapar Parojahan Malau mengatakan, Theresia dikebumikan di daerahnya.
“Asal asli mereka dari Lau Pakpak. Kakeknya di kampung kami”, kata Manapar.
Manapar menyebut, turut merasakan dulu mendalam. Theresia menjadi motivasi bagi generasi muda di desa agar gigih belajar hingga pendidikan tinggi.
