Bone, katasulsel.com – Kontingen PGRI Kabupaten Bone berangkat ke ajang Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 bukan dengan misi sekadar meramaikan pertandingan. Mereka membawa target besar: menembus tiga besar, bahkan membidik gelar juara umum.
Target tinggi itu menjadi pesan utama saat Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., melepas secara resmi kontingen PGRI Bone di Halaman Rumah Jabatan Bupati Bone, Selasa (30/6/2026).
Di hadapan para atlet dan ofisial, Bupati Bone menegaskan bahwa nama daerah harus menjadi motivasi utama. Setiap pertandingan harus dijalani dengan kesungguhan, kekompakan, dan mental juara.
“Saya berharap seluruh kontingen bertanding dengan sungguh-sungguh, tetap kompak, menjaga sportivitas, dan membawa nama baik Kabupaten Bone. Saya percaya seluruh atlet memiliki pengalaman, mental juara, dan kemampuan untuk meraih hasil terbaik,” ujar Andi Asman.
Ambisi masuk tiga besar bukan sekadar slogan. Kontingen PGRI Bone dituntut membuktikan kesiapan mereka menghadapi persaingan antar-kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Menariknya, para pejuang prestasi ini adalah para pendidik. Mereka yang sehari-hari berdiri mengajar di ruang kelas, kini bersiap membuktikan kemampuan di arena olahraga dan seni.
Porsenijar menjadi panggung berbeda bagi para guru Bone. Bukan hanya membawa nama organisasi, tetapi juga membawa gengsi daerah.
Dukungan penuh pun diberikan agar para atlet dan ofisial mampu tampil maksimal. Harapannya jelas: pulang dari Sidrap bukan hanya membawa pengalaman, tetapi membawa prestasi dan kebanggaan untuk Kabupaten Bone.(*)
