Sidrap, Katasulsel.com – Menjadi tuan rumah tidak selalu berarti berada di posisi paling nyaman. Justru di hadapan ribuan peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, Sidrap memikul beban sekaligus kehormatan untuk membuktikan diri sebagai yang terbaik.
Pesan itulah yang disampaikan Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, saat melepas kontingen PGRI Sidrap yang akan berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026, Selasa (30/6/2026).
Di hadapan para atlet, peserta seni, dan kontingen pembelajaran, Syaharuddin tidak menyembunyikan target besar yang ingin dicapai. Ia menginginkan Sidrap tidak hanya dikenang sebagai penyelenggara yang sukses, tetapi juga sebagai juara umum.
“Berikan bukti berupa prestasi, bukan sekadar narasi. Tunjukkan kemampuan dan kehebatan sebagai tuan rumah. Kita harus siap menjadi juara umum,” tegasnya.
Pelepasan kontingen berlangsung di Stadion Ganggawa, Pangkajene, bertepatan dengan simulasi pembukaan Porsenijar yang akan berlangsung mulai 2 hingga 6 Juli 2026.
Kontingen Sidrap sendiri datang dengan kekuatan penuh. Sebanyak 149 atlet dan ofisial akan turun di seluruh cabang olahraga, seni, dan pembelajaran yang dipertandingkan selama ajang berlangsung.
Bagi Syaharuddin, status tuan rumah harus menjadi energi tambahan, bukan tekanan. Ia meminta seluruh peserta membawa semangat juang, disiplin, dan sportivitas dalam setiap pertandingan maupun perlombaan.
Menurutnya, kemenangan tidak lahir dari slogan atau optimisme semata, melainkan dari persiapan yang matang dan mental bertanding yang kuat.
Karena itu, ia mengajak seluruh anggota kontingen untuk tampil percaya diri dan memanfaatkan dukungan masyarakat Sidrap sebagai motivasi untuk meraih hasil terbaik.
“Semoga dengan izin Allah SWT, kontingen PGRI Sidrap bisa mencatatkan sejarah dan meraih gelar juara umum pada Porsenijar PGRI Sulsel 2026,” ujarnya.
Ajang Porsenijar tahun ini diperkirakan menjadi yang terbesar dalam sejarah pelaksanaannya. Puluhan ribu peserta, guru, dan pendamping dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan akan memadati Sidrap selama lima hari pelaksanaan.
Karena itu, selain menjadi arena kompetisi, Porsenijar juga menjadi panggung bagi Sidrap untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah event berskala provinsi.
Turut hadir dalam pelepasan kontingen tersebut Wakil Bupati Sidrap sekaligus Ketua PGRI Sidrap, Nurkanaah, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap, pengurus PGRI Sulawesi Selatan, serta panitia pelaksana.
Kini, setelah target juara umum dicanangkan secara terbuka, seluruh mata tertuju pada kontingen Sidrap. Mampukah tuan rumah menjawab tantangan itu dengan prestasi?
