MAKASSAR – Seragam bisa disimpan sejenak, tetapi disiplin tidak pernah libur. Itulah gambaran saat Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira, bersama Kasubdit Tipidkor AKBP Jufri, ambil bagian dalam ajang Kemala Run 2026 yang digelar di Bali, Minggu (19/4/2026).
Keduanya terlihat membaur bersama ribuan peserta lain dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak ada sekat jabatan di lintasan. Semua berdiri di garis start dengan tujuan yang sama: menaklukkan rute dan menjaga kebugaran.
Ajang lari nasional itu berlangsung di kawasan Bali United Training Center, Kabupaten Gianyar, dan mencatat antusiasme tinggi. Sekitar 11 ribu peserta ikut ambil bagian, termasuk pelari dari mancanegara.
Kemala Run 2026 mengusung konsep sport tourism, perpaduan olahraga, promosi wisata, dan kegiatan sosial lewat tema Charity for Indonesia. Sebuah format yang kini makin diminati karena menghadirkan kompetisi sekaligus pengalaman.
Peserta dibagi dalam tiga kategori, yakni Half Marathon, 10K, dan 5K. Start dimulai sejak pagi hari dengan rute yang menyajikan panorama khas Pulau Dewata. Trek yang menantang dipadukan dengan suasana wisata menjadikan lomba ini bukan sekadar adu cepat, tetapi juga ruang menikmati perjalanan.
Di balik meriahnya event, pengamanan dilakukan ketat dan terukur. Jajaran Korlantas Polri, Polda Bali, serta sekitar 1.300 personel gabungan diterjunkan demi memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
Keikutsertaan pejabat Polda Sulsel dalam ajang ini membawa pesan sederhana namun kuat: aparat penegak hukum juga dituntut prima secara fisik. Tugas yang berat membutuhkan stamina yang terjaga.
Selain itu, event seperti ini menjadi ruang mempererat hubungan antaranggota lintas wilayah dan satuan. Kadang solidaritas tidak hanya dibangun di ruang rapat, tetapi juga di lintasan lari.
Karena polisi yang kuat bukan hanya tajam dalam bekerja, tetapi juga sehat dalam bertugas. (cl)
Cluster Makassar: Lihat berita Makassar
