Sepang, Katasulsel.com β Sorak-sorai publik tuan rumah punya alasan untuk membahana di Sirkuit Internasional Sepang. Pebalap Malaysia, Hakim Danish, berhasil mengamankan posisi ketiga dalam kualifikasi Moto3 Malaysia 2026, Sabtu (31/10/2026).
Sementara itu, pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menerima kenyataan memulai balapan dari posisi kedelapan.
Persaingan kualifikasi berlangsung ketat. Maximo Quiles tampil paling cepat dan merebut pole position setelah mencatat waktu 2 menit 10,396 detik.
Brian Uriarte menyusul di posisi kedua dengan 2 menit 10,480 detik. Hanya terpaut 0,133 detik dari Quiles, Hakim Danish melengkapi barisan depan setelah membukukan waktu 2 menit 10,529 detik.
Bagi Hakim, hasil ini menjadi pencapaian penting di hadapan pendukungnya sendiri. Pebalap Malaysia tersebut berhasil menempatkan diri di barisan depan, tepat di belakang dua pebalap yang menguasai dua posisi teratas.
Di sisi lain, Veda Ega mencatat waktu 2 menit 10,861 detik. Hasil tersebut menempatkannya di urutan kedelapan, terpaut 0,465 detik dari pole position.
Pertarungan dua pebalap Asia Tenggara ini kembali menjadi perhatian.
Hakim Danish unggul atas Veda Ega dengan selisih 0,332 detik. Artinya, pebalap Malaysia itu akan memulai balapan lima posisi lebih depan dibandingkan wakil Indonesia.
Padahal, pada sesi Practice Jumat, Veda sempat mencuri perhatian dengan menempati posisi ketiga. Ia bahkan hanya terpaut 0,092 detik dari David Almansa yang menjadi pebalap tercepat.
Pada FP2 Sabtu pagi, Hakim juga sudah memperlihatkan kecepatannya dengan menempati posisi keenam, sementara Veda berada di urutan kedelapan.
Hasil kualifikasi kini semakin mempertegas persaingan keduanya. Hakim mendapatkan keuntungan posisi start, sedangkan Veda masih memiliki peluang memperbaiki keadaan saat balapan berlangsung.
Posisi start memang penting di kelas Moto3 yang persaingannya dikenal rapat. Namun, hasil kualifikasi belum menentukan siapa yang akan keluar sebagai pemenang.
Veda masih punya kesempatan untuk merangsek ke depan. Sebaliknya, Hakim harus mampu menjaga keunggulannya dan memanfaatkan keuntungan start dari barisan terdepan.
Di Sepang, pertarungan belum selesai. Pole position sudah menjadi milik Quiles, barisan depan ditempati Hakim Danish, sementara Veda Ega bersiap memulai perjuangan dari posisi kedelapan.
Kini, perhatian tertuju pada balapan utama. Di sanalah kecepatan, strategi, keberanian, dan ketenangan akan benar-benar diuji. (*)
