Makassar, katasulsel.com – Peluang dosen muda di kawasan timur Indonesia untuk menempuh pendidikan magister hingga doktor di Australia mulai dijajaki Universitas Hasanuddin (Unhas). Melalui Global Research Institute (GloRI), Unhas membuka pembicaraan kerja sama dengan Flinders University untuk menghadirkan jalur pendidikan berbasis riset yang menghubungkan Makassar dan Adelaide.

Penjajakan tersebut berlangsung dalam pertemuan GloRI Unhas dengan delegasi Flinders University di Makassar, Kamis (29/10/2026). Salah satu agenda utama yang dibahas ialah program magister dua gelar (double degree) dengan pola pendidikan satu tahun di Unhas dan satu tahun berikutnya di Australia.

Skema ini dirancang bukan sekadar memberi kesempatan belajar di luar negeri. Peserta juga dipersiapkan menjadi peneliti yang mampu menghasilkan publikasi ilmiah dan mengembangkan riset sesuai kebutuhan kawasan timur Indonesia.

Pada tahun pertama, mahasiswa akan menjalani perkuliahan sekaligus mempersiapkan penelitian. Materinya mencakup penyusunan proposal, tinjauan pustaka, etika penelitian, serta penguasaan metode kuantitatif dan kualitatif.

Memasuki tahun kedua, peserta akan sepenuhnya berkonsentrasi pada penelitian di Flinders University, Adelaide. Mereka dibimbing dua supervisor, masing-masing dari Unhas dan Flinders, dengan target menghasilkan sedikitnya satu artikel ilmiah.

Jika program terealisasi sesuai rancangan, lulusan akan memperoleh ijazah dari kedua perguruan tinggi dan memiliki peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang doktor.

Program ini menyasar dosen muda serta peneliti pada tahap awal hingga menengah karier akademik.

Unhas juga diproyeksikan menjadi pusat koordinasi dan perekrutan peserta dari jejaring 44 perguruan tinggi negeri di kawasan timur Indonesia yang tergabung dalam MFADNI.

Menariknya, pengembangan program tersebut turut memasukkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam proses penelitian, khususnya untuk membantu peserta menyusun tinjauan pustaka.

Bidik 15–20 kandidat doktor untuk hilirisasi rumput laut

Kolaborasi Unhas dan Flinders tidak berhenti pada pendidikan magister. Kedua institusi juga menjajaki jalur doktoral yang secara khusus diarahkan pada pengembangan dan hilirisasi rumput laut.

Sebanyak 15 hingga 20 kandidat doktor direncanakan terlibat dalam bidang penelitian tersebut.

Fokus ini berkaitan dengan potensi rumput laut Indonesia Timur yang selama ini masih banyak dipasarkan dalam bentuk bahan mentah. Padahal, komoditas tersebut memiliki peluang pengembangan menjadi produk bernilai tambah tinggi.

K
Katasulsel.com
Ikuti kami di media sosial
Berita terbaru Katasulsel juga hadir di Instagram dan TikTok.
Follow Katasulsel untuk update berita terbaru