Bandung, Katasulsel.com — Taufik Hidayat sudah ditangkap. Tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita Tri Rezeki itu kini berada di tangan polisi.

Namun bagi keluarga korban, penangkapan itu belum menghapus luka yang sudah terlanjur ditinggalkan.

Di tengah proses hukum yang mulai berjalan, muncul pernyataan keras dari kakak Yuvita, Sandy. Dalam video yang beredar di media sosial, ia menyampaikan permintaan yang langsung menyita perhatian publik.

Sandy meminta mata Taufik untuk adiknya.

“Saya pengen mengambil matanya untuk adik saya agar bisa melihat,” kata Sandy dalam video yang beredar.

Kalimat itu singkat, tetapi terasa berat. Bukan hanya karena terdengar keras, melainkan karena muncul dari keluarga yang menyaksikan langsung kondisi Yuvita setelah dugaan kekerasan yang dialaminya.

Pernyataan Sandy ramai dibicarakan setelah Taufik Hidayat ditangkap Polda Jawa Barat. Taufik sebelumnya menjadi buronan dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita Tri Rezeki di Kabupaten Bandung.

Kasus ini menjadi sorotan setelah kondisi korban terungkap ke publik. Yuvita disebut mengalami luka berat pada sejumlah bagian tubuh, termasuk bagian mata.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan sebelumnya menyebut hasil pemeriksaan forensik menemukan adanya organ tubuh korban yang rusak dan tidak berfungsi. Bagian yang disebut di antaranya mata, bibir, bekas sayatan di kaki, hingga luka akibat benda panas.

Keterangan itu membuat ucapan Sandy mendapat konteks yang lebih kuat. Permintaan soal mata Taufik bukan muncul di ruang kosong, melainkan dari kemarahan keluarga atas kondisi korban yang kini harus menjalani pemulihan panjang.

Dalam video yang sama, Sandy juga menyampaikan rasa syukur setelah Taufik akhirnya ditangkap polisi. Namun rasa syukur itu bercampur dengan tuntutan keadilan bagi sang adik.

Di titik ini, publik membaca pernyataan Sandy dengan beragam respons. Ada yang melihatnya sebagai luapan emosi kakak korban. Ada pula yang menilai ucapan itu sebagai gambaran betapa berat luka yang dialami keluarga Yuvita.

Meski demikian, proses hukum tetap menjadi jalur utama yang harus berjalan. Taufik saat ini berstatus tersangka dan masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Jawa Barat.

Taufik ditangkap di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung, pada Selasa malam, 23 Juni 2026, setelah sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang.

Polisi juga masih mendalami rangkaian peristiwa dalam kasus tersebut, termasuk dugaan kekerasan yang dialami korban selama beberapa tahun.

Kini, kasus Yuvita tidak hanya menyisakan pertanyaan soal hukuman untuk Taufik. Di balik itu, ada pertanyaan lain yang lebih manusiawi: bagaimana korban bisa kembali pulih setelah semua yang dialaminya?

Bagi Sandy, jawabannya terdengar jelas dalam satu kalimat yang kini viral.

Ia ingin adiknya kembali melihat.(*)

Topik Populer: Headline Viral