Binaraga menyumbangkan empat medali, yakni satu emas dan tiga perunggu.

Sementara barongsai dan petanque masing-masing mempersembahkan satu emas.

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Wajo untuk terus bersaing di tengah statusnya sebagai salah satu tuan rumah Porprov Sulsel XVIII 2026.

Dukungan publik sendiri menjadi salah satu energi tambahan bagi atlet-atlet daerah tersebut.

Persaingan Belum Berakhir

Maros, Luwu Timur, dan Wajo masih memiliki peluang memperbaiki posisi seiring berjalannya pertandingan di Bone dan Wajo.

Porprov XVIII Sulsel 2026 berlangsung pada 7–14 November 2026. Artinya, perjalanan perebutan medali masih panjang.

Bagi Maros, tantangannya adalah mempertahankan momentum enam emas. Luwu Timur masih punya peluang memperbesar koleksi medali melalui cabang-cabang andalannya. Sementara Wajo tentu ingin memaksimalkan keuntungan tampil di hadapan pendukung sendiri.

Satu hal yang pasti, persaingan Porprov kali ini belum selesai. Papan klasemen masih bisa berubah, dan kejutan berikutnya bisa datang dari daerah mana saja.

Catatan: Angka perolehan medali dalam laporan ini merupakan kompilasi berdasarkan pembaruan dari masing-masing daerah pada waktu pelaporan yang berbeda, bukan klasemen resmi final. ()