Jakarta, katasulsel.com β€” Atmosfer audisi mulai terasa.

Di Kabupaten Sidenreng Rappang, para calon peserta sudah ancang-ancang.

Panggung D’Academy 8 bakal segera disinggahi.

Dan satu hal yang mulai jadi perhatian:

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Bukan cuma latihan lagu.

Tapi juga menjaga suara.

Di momen seperti ini, tips dari Tasya Allesia jadi relevan banget.

Ia membagikan kunci sederhana tapi krusial.

Jaga tenggorokan.

Stop dulu makanan berminyak.

Kurangi minuman dingin.

Dan perbanyak air hangat.

Kedengarannya basic.

Tapi justru di situ letak disiplin seorang penyanyi.

Buat peserta di Sidrap, ini bukan sekadar teori.

Ini bekal tempur.

Karena audisi bukan cuma soal siapa yang paling tinggi nadanya.

Tapi siapa yang paling stabil.

Banyak peserta biasanya tampil maksimal saat latihan.

Tapi drop di hari H.

Kenapa?

Karena suara nggak dijaga.

Tasya sudah membuktikan.

Dari babak awal sampai grand final, konsistensi itu kunci.

Dan itu dimulai dari hal kecil.

Sekarang, giliran anak-anak Sidrap.

Mereka punya panggung.

Punya kesempatan.

Dan mungkin, punya mimpi yang sama.

Jadi, sebelum naik panggungβ€”

Bukan cuma lagu yang dihafal.

Tapi juga cara menjaga suara.

Karena di audisi seperti ini, satu nada fals saja bisa jadi pembeda.

Dan satu suara prima bisa jadi jalan menuju panggung nasional. (*)

Editor
Mengawal akurasi dan kedalaman berita

Update terbaru: 22 April 2026 13:33 WIB