Sidrap, Katasulsel.comProgram Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) terus mendorong mahasiswa mengembangkan kemampuan akademik dan keterampilan penelitian. Hal itu ditunjukkan melalui pelaksanaan Seminar Proposal Skripsi mahasiswa, Selasa (8/9/2026).

Salah satu mahasiswa yang mengikuti seminar proposal yakni Putri Chaerunnisa. Ia mempresentasikan proposal penelitian berjudul “An Investigation of the Relationship Between Vocabulary Mastery and Speaking Competence of Students at SMP Negeri 1 Pancarijang.”
Seminar berlangsung di Ruangan Ujian FKIP UMS Rappang.

Dalam kegiatan tersebut, Putri memaparkan rancangan penelitiannya di hadapan dosen pembimbing dan penguji untuk mendapatkan masukan dan koreksi sebelum memasuki tahap penelitian.

Penelitian Putri menyoroti hubungan antara penguasaan kosakata (vocabulary mastery) dengan kompetensi berbicara (speaking competence) siswa. Topik tersebut dinilai relevan karena penguasaan kosakata menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kemampuan komunikasi siswa dalam Bahasa Inggris.

Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang, Dr. Sam Hermansyah, S.Pd.I., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan seminar proposal tersebut.

Ia mengatakan seminar proposal tidak semata-mata menjadi tahapan penyelesaian studi, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan menyusun penelitian secara ilmiah.

“Kami berharap mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris tidak hanya mampu menyelesaikan skripsi sebagai persyaratan akademik, tetapi juga mampu menghasilkan penelitian yang berkualitas, relevan, dan memberikan manfaat nyata bagi pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah,” ujar Dr. Sam.

Ia mendorong mahasiswa agar tidak takut melakukan penelitian serta terbuka terhadap kritik dan masukan dari dosen pembimbing maupun penguji.

“Jadikan seminar proposal ini sebagai momentum untuk belajar menjadi peneliti muda. Terima setiap masukan dengan positif, perbaiki proposal dengan sungguh-sungguh, dan terus menjaga semangat untuk menghasilkan karya terbaik,” katanya.

Menurut Dr. Sam, penelitian mahasiswa juga perlu diarahkan pada persoalan nyata yang dihadapi guru maupun peserta didik. Dengan begitu, skripsi yang dihasilkan tidak berhenti sebagai tugas akhir, tetapi dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris.

“Semoga seluruh mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris yang sedang berada pada tahap penyelesaian tugas akhir diberikan kelancaran, ketekunan, dan kesuksesan. Terus berkarya, terus belajar, dan jadilah calon guru Bahasa Inggris yang kompeten, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan,” harapnya.

Pelaksanaan seminar proposal tersebut menjadi bagian dari upaya Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang membangun budaya akademik yang produktif dan inovatif sekaligus mendorong lahirnya lulusan yang memiliki kemampuan penelitian dan kompetensi profesional. Pendidikan Bahasa Inggris UMS Rappang — Inspire, Educate, and Make an Impact. (*)