Sidrap, Katasulsel.comPemanfaatan smartphone dalam pembelajaran Bahasa Inggris menjadi perhatian mahasiswa S1 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang).

Hal itu dikaji Ninda Amalia Aziza melalui penelitian berjudul “Teachers and Students’ Perception of Smartphone Use in EFL Classes at SMAN 2 Sidrap.” Penelitian tersebut dipresentasikan dalam kegiatan Thesis Seminar yang digelar di Ruang Ujian FKIP UMS Rappang, Kamis (3/9/2026).

Seminar ini menjadi salah satu tahapan akademik bagi mahasiswa dalam mempresentasikan sekaligus mempertanggungjawabkan hasil penelitian yang dilakukan.
Ninda mengangkat penggunaan smartphone dalam pembelajaran English as a Foreign Language (EFL).

Penelitian tersebut secara khusus melihat bagaimana persepsi guru dan siswa terhadap penggunaan smartphone selama proses pembelajaran Bahasa Inggris di SMAN 2 Sidrap.

Topik tersebut dinilai relevan dengan perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan. Smartphone yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa juga memiliki peluang untuk dimanfaatkan sebagai salah satu media pendukung pembelajaran.

Dalam seminar, Ninda mendapatkan sejumlah masukan dan arahan dari tim penguji dan pembimbing untuk menyempurnakan penelitiannya.

Tim penguji terdiri atas Dr. Suhartini Khalik, S.Pd., M.Pd. selaku Examiner Chairman, Dr. Ibrahim Manda, S.Pd.I., M.Pd. selaku Examiner Secretary, dan Isumarni, S.Pd., M.Pd. selaku Examiner Member.

Sementara itu, proses pembimbingan dilakukan oleh Dr. Sam Hermansyah, S.Pd.I., M.Pd. dan Syahrir L., S.Pd., M.Pd.

Dr. Sam Hermansyah selaku First Supervisor berharap Thesis Seminar tidak sekadar menjadi tahapan formal dalam penyelesaian studi. Menurutnya, seminar menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis sekaligus memperkuat metodologi penelitian.

Ia juga berharap penelitian Ninda dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris.

“Saya berharap Ninda dapat memanfaatkan seluruh masukan dari penguji dan pembimbing untuk menyempurnakan penelitian ini. Kajian tentang penggunaan smartphone dalam pembelajaran EFL sangat relevan dengan perkembangan teknologi saat ini,” ujar Dr. Sam Hermansyah.

Ia berharap hasil penelitian tersebut nantinya dapat memberikan manfaat bagi berbagai pihak, mulai dari guru, siswa, sekolah hingga pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris.

Selain itu, Dr. Sam mendorong mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UMS Rappang untuk terus menghasilkan penelitian yang inovatif dan kontekstual serta mampu menjawab persoalan pendidikan di lapangan.

“Teruslah belajar, terbuka terhadap kritik dan saran, serta jadikan setiap proses akademik sebagai bagian dari perjalanan menuju pendidik dan peneliti yang profesional,” pungkasnya. (*)