Bone, Katasulsel.com — Perjalanan pulang yang semula biasa saja mendadak berubah menjadi malam penuh kepanikan bagi Muh Yusril, pemuda berusia 19 tahun di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Yusril diduga dikejar sejumlah pengendara sepeda motor saat melintas di Jalan Mappadeceng, tepat di depan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 7 Bone, Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 23.20 Wita.

Ia kemudian diduga dihadang dan diserang menggunakan senjata tajam.

Akibat kejadian tersebut, Yusril mengalami luka tikaman pada bagian punggung sebelah kanan bawah. Korban selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone untuk mendapatkan penanganan medis.

Yang membuat peristiwa ini menarik perhatian, insiden tersebut terjadi setelah Yusril menghadiri sebuah acara syukuran pindah rumah bersama sejumlah rekannya.

Malam Dimulai dari Acara Syukuran

Sebelum kejadian, Yusril diketahui berada di kawasan BTN Villa Mas Nusantara untuk menghadiri acara syukuran pindah rumah.

Setelah makan malam, korban bersama sejumlah rekannya keluar dari kawasan perumahan.

Dalam informasi yang dihimpun, Yusril kemudian mengonsumsi minuman keras jenis bir.

Tidak lama kemudian, korban mengantar salah seorang rekannya pulang menggunakan sepeda motor.

Saat itulah perjalanan mereka berubah menjadi situasi yang tidak terduga.

Ketika melintas di Jalan Mappadeceng, korban bersama rekannya diduga tiba-tiba dibuntuti dan dikejar oleh sejumlah orang yang juga mengendarai sepeda motor.

Kejar-kejaran tersebut kemudian berakhir ketika korban diduga dihadang.

Yusril disebut turun dari sepeda motornya.

Dalam situasi tersebut, korban diduga langsung menjadi sasaran serangan menggunakan senjata tajam.

Satu tikaman mengenai bagian punggung kanan bawah korban.

Belum diketahui secara pasti apa yang memicu aksi tersebut. Identitas orang-orang yang diduga melakukan pengejaran dan penyerangan juga masih dalam penelusuran aparat.

Warga Beri Pertolongan

Usai kejadian, warga di sekitar lokasi memberikan pertolongan kepada korban.

Yusril kemudian dibawa ke RSUD Tenriawaru Bone untuk mendapatkan perawatan medis.

Pihak keluarga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti aparat dengan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan awal.

Unit IV Opsnal Intel Polres Bone bersama piket fungsi Polres Bone dan Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang turun ke lokasi.

Tim dipimpin Panit Opsnal III Reskrim Polsek Tanete Riattang, IPDA Muhammad Nasrum, S.H.

Petugas melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) serta menghimpun informasi dari sejumlah pihak.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap rangkaian kejadian sekaligus mencari petunjuk mengenai orang-orang yang diduga terlibat.

Siapa yang Mengejar Yusril?

Kasus ini menyisakan sejumlah pertanyaan.

Mengapa Yusril diduga dikejar hingga akhirnya dihadang?

Siapa orang-orang yang berada di balik pengejaran tersebut?

Dan yang paling penting, apa sebenarnya yang menjadi pemicu hingga perjalanan pulang seorang pemuda berusia 19 tahun berakhir dengan luka tikaman?

Sejauh ini, belum ada kepastian mengenai motif penyerangan tersebut.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengurai kejadian secara utuh dan mengidentifikasi pihak yang diduga bertanggung jawab.

Hingga berita ini diterbitkan, kasus dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam tersebut masih ditangani aparat kepolisian.

Identitas terduga pelaku maupun motif penyerangan belum diketahui secara pasti.

Publik kini menunggu hasil penyelidikan polisi untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di Jalan Mappadeceng pada malam itu.(*)