Parepare, Katasulsel.com β€” Ada yang berbeda dari Sidrap United di Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026.

Tim berjuluk Laskar Ganggawa itu tidak hanya menang. Mereka menunjukkan karakter sebuah tim juara.

Dari laga yang menguras saraf lewat adu penalti hingga kemenangan telak di semifinal, Sidrap United membuktikan bahwa status juara bertahan bukan sekadar label.

Kini mereka hanya berjarak satu pertandingan dari trofi kedua secara beruntun.

Kepastian lolos ke partai final diraih setelah anak asuh Coach Syafril Usman menghancurkan perlawanan Luwu dengan skor mencolok 5-1 pada semifinal yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (20/9/2026).

Padahal pertandingan sempat berjalan ketat.

Babak pertama berakhir imbang 1-1. Namun setelah turun minum, Sidrap United seperti mengganti gigi permainan.

Serangan demi serangan mengalir dari berbagai sisi lapangan.

Transisi menyerang berjalan cepat. Kombinasi lini tengah dan lini depan tampil efektif. Pressing tinggi membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.

Empat gol tambahan lahir pada babak kedua.

Ardiansyah kembali menunjukkan ketajamannya di depan gawang. Anugrah atau yang akrab disapa Mundo tampil sebagai bintang lapangan dengan mencetak dua gol alias brace. Kamal Hidayah turut mencatatkan namanya di papan skor, sementara Gary Rima menutup pesta gol Laskar Ganggawa.

Skor akhir 5-1 menjadi pesan tegas kepada calon lawan di final: Sidrap United datang bukan sekadar untuk bermain, tetapi untuk mempertahankan mahkota.

Perjalanan Sidrap United menuju final memang tidak selalu mudah.

Pada babak delapan besar yang berlangsung di Stadion Kalegowa, Gowa, 12 September lalu, mereka harus bertarung hingga babak adu penalti melawan Bulukumba.

Setelah bermain imbang tanpa gol selama waktu normal, Sidrap United menunjukkan mental baja dan memenangkan adu tos-tosan dengan skor 4-2.

Laga itu menjadi bukti bahwa tim ini mampu menang dalam berbagai situasi.

Bisa menang dengan permainan sabar.

Bisa menang dengan serangan cepat.

Bahkan bisa menang dalam tekanan adu penalti yang sering disebut sebagai “lotere sepak bola”.

Di balik keberhasilan tersebut, sentuhan Coach Syafril Usman kembali menjadi sorotan.

Pelatih yang pernah membawa Sidrap United dikenal memiliki kemampuan meracik keseimbangan antara organisasi permainan, disiplin bertahan, dan efektivitas menyerang.

Skuad yang dimilikinya saat ini merupakan perpaduan pemain lokal berpengalaman dan talenta-talenta muda yang sedang berkembang.

Di lini depan terdapat nama-nama seperti Ardiansyah, Al Asyhari Tahmil, Anugrah “Mundo”, Kamal Hidayah, dan Gary Rima yang menjadi sumber ancaman bagi pertahanan lawan.

Mereka bukan hanya produktif mencetak gol, tetapi juga aktif membuka ruang, melakukan pergerakan tanpa bola, dan menekan lawan sejak area pertahanan.

Kini satu laga tersisa.

Partai final Piala Gubernur Sulsel 2026 dijadwalkan berlangsung Senin (21/9/2026) di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare.

Lawan yang akan dihadapi bukan tim sembarangan.

Kabupaten Bone melangkah ke final setelah menyingkirkan Jeneponto melalui drama adu penalti dengan skor 4-2.

Artinya, laga final akan mempertemukan dua tim yang sama-sama memiliki mental kuat dan ambisi besar.

Bagi Sidrap United, pertandingan ini bukan hanya soal trofi.

Bersambung…………