Sidrap, Katasulsel.com – Pemandangan berbeda terlihat dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidenreng Rappang. Jika selama ini masyarakat mengenal rutan sebagai tempat pembinaan warga binaan, kali ini institusi pemasyarakatan tersebut hadir langsung di tengah masyarakat membawa bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Rutan Sidrap dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menekankan pentingnya kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
Paket kebutuhan pokok disalurkan kepada warga sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Kegiatan itu sekaligus menjadi bukti bahwa pemasyarakatan tidak hanya berbicara soal pembinaan di dalam tembok rutan, tetapi juga tentang kehadiran negara di tengah masyarakat.
Kepala Rutan Kelas IIB Sidenreng Rappang, Perimansyah, mengatakan bantuan sosial tersebut merupakan bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat antara jajaran pemasyarakatan dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir membantu masyarakat. Semangat kepedulian dan gotong royong harus terus kita pelihara sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, bantuan yang diberikan diharapkan mampu meringankan kebutuhan sehari-hari penerima manfaat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut membawa pesan bahwa kepedulian sosial harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen bangsa.
Penyaluran bantuan sosial ini juga menjadi bagian dari transformasi pemasyarakatan yang terus didorong pemerintah, yakni menghadirkan lembaga pemasyarakatan yang lebih humanis, terbuka, dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut, Rutan Sidrap kembali menegaskan bahwa tugas pengabdian tidak berhenti di balik jeruji, melainkan juga hadir dalam bentuk aksi nyata untuk membantu masyarakat.
Dengan semangat berbagi dan gotong royong, Rutan Sidrap berharap kehadirannya dapat memberikan manfaat yang lebih luas sekaligus memperkuat solidaritas sosial di Kabupaten Sidenreng Rappang. (*)
