Sidrap, katasulsel.com – Keresahan warga terhadap keberadaan mesin dingdong yang tersebar di sejumlah titik permukiman di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai meluas ke media sosial.

Dalam beberapa hari terakhir, foto dan video mesin permainan tersebut ramai diunggah oleh warga ke berbagai platform media sosial. Unggahan itu disertai harapan agar aparat penegak hukum turun langsung melakukan pengecekan di lapangan.

Fenomena ini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Pasalnya, mesin dingdong tersebut disebut tidak hanya ditemukan di area usaha tertentu, tetapi juga berada di sekitar lorong-lorong permukiman dan lokasi yang mudah dijangkau masyarakat.

Sejumlah warga mengaku khawatir karena mesin itu dapat diakses oleh siapa saja, termasuk anak-anak dan remaja yang setiap hari beraktivitas di lingkungan sekitar.

“Sekarang sudah banyak beredar fotonya di media sosial. Warga berharap ada perhatian dari aparat supaya diperiksa apakah memang sesuai aturan atau tidak,” kata salah seorang warga yang enggan dipublis namanya, Minggu, 28 Juni 2028.

Dari berbagai unggahan, khususnya di facebook yang beredar, terlihat mesin-mesin tersebut ditempatkan di lokasi yang dekat dengan aktivitas masyarakat. Beberapa unggahan bahkan memperlihatkan anak-anak berada di sekitar area mesin permainan itu.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran sebagian warga terhadap dampak sosial yang bisa muncul apabila tidak dilakukan pengawasan sejak dini.

Yang menarik, gelombang unggahan warga di media sosial terus bertambah. Banyak netizen menandai akun-akun instansi pemerintah maupun aparat kepolisian dengan harapan adanya tindak lanjut terhadap laporan yang beredar.

Di sejumlah grup Facebook lokal Sidrap, topik mengenai mesin dingdong bahkan menjadi salah satu pembahasan yang paling banyak mendapat komentar dan perhatian masyarakat.

Warga berharap pihak berwenang dapat segera melakukan verifikasi dan pemeriksaan langsung untuk memastikan legalitas operasional mesin tersebut serta memberikan kepastian informasi kepada masyarakat.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat terkait mengenai status maupun hasil pemeriksaan terhadap mesin dingdong yang ramai diperbincangkan tersebut.

Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, satu hal yang terlihat jelas: keresahan warga bukan lagi percakapan dari mulut ke mulut. Kini, suara itu telah berpindah ke ruang digital dan menjadi perhatian publik yang semakin luas di Kabupaten Sidrap. (*)