Sidrap, katasulsel.com – Kabupaten Sidrap tak cuma bersiap menjadi tuan rumah yang ramah saat pelaksanaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pengajar (Porsenijar) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Dari sisi kesehatan, pengamanan peserta juga disiapkan secara total.

Menghadapi kedatangan sekitar 65 ribu peserta dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel, Dinas Kesehatan Kabupaten Sidrap bersama seluruh kepala puskesmas se-Kabupaten Sidrap telah menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan agenda akbar tersebut.

Dalam rapat koordinasi terakhir, yang dipimpin Kadis Kesehatan Sidrap, Dr. Ishak Kenre, Kamis, 25 Juni 2026, Dinas Kesehatan Sidrap mematangkan sejumlah langkah strategis, termasuk pembentukan tim mobile kesehatan yang akan bergerak aktif selama pelaksanaan kegiatan.

Tim ini tidak hanya menunggu laporan di pos kesehatan, tetapi akan melakukan pelayanan secara jemput bola dengan mendatangi lokasi-lokasi peserta, mulai dari rumah tempat menginap hingga sekolah yang menjadi titik aktivitas peserta.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan peserta tetap terpantau selama mengikuti rangkaian kegiatan Porsenijar yang akan berlangsung mulai 1 Juli 2026 hingga seluruh agenda selesai dilaksanakan.

Tak hanya itu, Dinkes Sidrap juga akan menerjunkan tim P3K dari 14 puskesmas dan rumah sakit yang tersebar di Kabupaten Sidrap. Tim medis tersebut akan diperkuat oleh tenaga kesehatan dari Klinik Aisyah Pangkajene untuk memberikan pelayanan cepat di berbagai arena perlombaan.

Kehadiran tim kesehatan di setiap venue dinilai penting mengingat ribuan pelajar dari berbagai daerah akan mengikuti beragam cabang olahraga, seni, dan kegiatan kepramukaan yang berpotensi membutuhkan penanganan medis cepat apabila terjadi cedera, kelelahan, maupun gangguan kesehatan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sidrap bersama jajaran kepala puskesmas berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan maksimal demi menciptakan pelaksanaan Porsenijar yang aman, nyaman, dan sukses.

Dengan dukungan tenaga kesehatan yang disiagakan penuh, Sidrap tidak hanya ingin sukses sebagai tuan rumah penyelenggara, tetapi juga memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan kondisi kesehatan yang terjaga.

Sebagai informasi, Porsenijar tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun ini dipusatkan di Kabupaten Sidrap yang dipimpin Bupati Syaharuddin Alrif. Kegiatan tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu event guru terbesar di Sulsel dengan jumlah peserta mencapai 65 ribu orang yang datang dari 24 kabupaten dan kota.(*)