Di luar ruangan, atmosfer kompetisi terasa seperti bursa yang diam-diam memanas. Nama-nama yang lolos administrasi bukan nama sembarangan, tapi juga bukan jaminan akan melaju mulus.

Berikut sembilan peserta yang kini berada di “ring satu” seleksi:

  • Dr. Muhammad Aries Yasin, S.Pt., M.AP.
  • Dr. Ishak, SKM., M.Kes.
  • Sunandar Priyoatmojo, S/E.
  • Muhammad Tahir B, S.Pd., M.Si.
  • Ahmad Taufik Azis, S.KM., M.Epid.
  • Irwan, S.Kom., M.M.
  • Fadli Yacub, SE, Ak., M.Adm.Pemb.
  • A. Bustanil, S.A.P., M.A.P.
  • Muhammad Tang, S.KM., M.Kes.

Di atas kertas, mereka semua memenuhi syarat. Tapi di lapangan asesmen, yang diuji bukan hanya ijazah dan pengalaman—melainkan ketahanan mental, cara berpikir, dan kemampuan membaca situasi.

Sejumlah kalangan menyebut seleksi ini sebagai “bursa panas jabatan Sidrap”, karena komposisinya relatif seimbang dan peluang masih terbuka lebar. Tidak ada dominasi mutlak, tidak ada “nama pasti”.

Justru di situlah letak ketegangannya: semua bisa naik, semua juga bisa gugur.

Dan seperti biasa dalam panggung seleksi terbuka, yang paling tenang belum tentu paling aman. Yang paling vokal pun belum tentu paling unggul.

Kini, publik Sidrap tinggal menunggu satu hal: siapa yang mampu bertahan di “uji api” birokrasi ini, dan siapa yang harus kembali ke kursi lamanya dengan catatan “belum saatnya”.

Pemimpin Redaksi
Mengawal kualitas, arah pemberitaan, dan independensi redaksi