WAJO, Katasulsel.com – Apel ASN perdana pasca Lebaran di Kabupaten Wajo tak sekadar rutinitas.
Ada kejutan.
Ada momen yang menyentuh hati ribuan ASN.
Bupati Wajo, Andi Rosman, menyalami satu per satu peserta.
Kemudian, saat seluruh ASN berkumpul, ia memberi penghargaan istimewa.
Kepada Muliyanti Baharuddin, staf RSUD Lamadukkelleng Sengkang, Bupati menghadiahkan paket umroh.
Alasannya jelas.
Muliyanti berhasil mengkhatamkan Alquran selama bulan Ramadan.
Tangis haru terselip di mata Muliyanti saat menerima penghargaan.
“Saya tidak menyangka, ini adalah apresiasi dari Bapak Bupati. Terima kasih, ini menjadi motivasi saya untuk terus berbakti, tidak hanya di kantor, tapi juga di jalan Allah,” ucapnya dengan suara bergetar.
Seluruh ASN menyambut dengan tepuk tangan meriah.
Beberapa rekan menyeka air mata, terinspirasi oleh dedikasi dan ketulusan Muliyanti.
Bupati Andi Rosman menegaskan, penghargaan ini bukan sekadar hadiah.
“Ini untuk memotivasi ASN lain.
Kinerja profesional harus seimbang dengan prestasi spiritual.
ASN yang berprestasi di bidang keagamaan, wajib diapresiasi.
Keikhlasan, dedikasi, dan prestasi spiritual dihargai pemerintah,” tegas Bupati.
Seorang ASN lain, Hendra Salim, staf di Dinas Kesehatan, menambahkan:
“Melihat Muliyanti menerima apresiasi, saya merasa tersentuh.
Ini membangkitkan semangat kami untuk bekerja tulus dan ikhlas.
Bukan hanya mengejar target, tapi juga memberi manfaat bagi masyarakat dan diri sendiri.”
Momentum ini, kata Bupati, menjadi pesan moral bagi seluruh ASN Wajo:
“Jangan sekadar menjadi abdi negara di meja kerja.
Jadilah teladan.
Jadilah inspirasi.
ASN Wajo harus handal di kantor, dan juga inspiratif bagi masyarakat,” pungkasnya.
Apel perdana pasca Lebaran itu diakhiri dengan suasana hangat halalbihalal.
Ribuan ASN saling bersalaman, saling memaafkan, dan mempererat tali silaturahmi.
Wajo, kata Bupati, ingin ASN bukan hanya profesional, tapi juga memiliki hati yang tulus dan spiritual.(*)
