Sidrap, Katasulsel.com – Suasana Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai ramai menyambut gelaran Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan ke-VII. Kontingen pertama yang tercatat resmi tiba dan diterima panitia adalah dari Kabupaten Barru.
Rombongan Kontingen Barru tiba dan disambut secara resmi pada Rabu (30/6/2026) pukul 11.30 WITA di Aula Rumah Jabatan Wakil Bupati Sidrap, dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Kontingen tersebut dipimpin oleh Ketua Kontingen, H. Ahmad Jamaluddin, yang juga menjabat Wakil Ketua PGRI Kabupaten Barru. Rombongan berjumlah sekitar 40 orang tersebut menjadi peserta pertama yang diterima secara administratif oleh panitia Porsenijar di Sidrap.
Penyambutan dilakukan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidrap, Andi Bahari Parawansa, bersama pengurus PGRI Provinsi Sulawesi Selatan dan pengurus PGRI Kabupaten Sidrap.
Dalam sambutannya, Andi Bahari Parawansa menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan. Ia juga memperkenalkan sejumlah potensi daerah Sidrap sebagai tuan rumah kegiatan tingkat provinsi tersebut.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah konsep “empat lumbung” Sidrap, yakni lumbung penghafal Al-Qur’an, lumbung beras, lumbung telur, dan lumbung energi terbarukan yang menjadi identitas pembangunan daerah.
Selain itu, rombongan juga diperkenalkan dengan kuliner khas Sidrap, seperti bebek Palekko, serta berbagai destinasi wisata yang dapat dikunjungi selama berada di daerah ini.
Sementara itu, Ketua Kontingen Barru menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sidrap dan panitia pelaksana.
Ia menilai penerimaan tersebut mencerminkan semangat persaudaraan yang menjadi ruh utama pelaksanaan Porsenijar PGRI Sulsel.
“Terima kasih atas sambutan yang luar biasa. Kami merasa diterima dengan sangat baik di Sidrap,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan nama baik daerah selama kegiatan berlangsung, serta meminta maaf apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan selama berada di Sidrap.
Sebagai bagian dari prosesi penerimaan, panitia menyerahkan tanda pengenal kontingen sebagai kelengkapan administrasi peserta.
Acara kemudian ditutup dengan penyerahan cenderamata khas Sidrap berupa beras dan telur kepada Kontingen Barru sebagai simbol persahabatan sekaligus representasi daerah lumbung pangan.
Kehadiran Kontingen Barru menjadi penanda awal meningkatnya aktivitas peserta di Sidrap menjelang pembukaan resmi Porsenijar PGRI Sulsel ke-VII yang akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. (*)
