SIDRAP — Mencuci tangan sering dianggap sebagai kebiasaan sepele. Padahal, menurut para tenaga kesehatan, kebiasaan sederhana ini merupakan benteng pertama dalam mencegah berbagai penyakit menular yang kerap menyerang anak usia sekolah.

Kesadaran itulah yang mendorong pelaksanaan program edukasi kesehatan bertajuk BERSIH (Bersama Raih Sehat dengan 6 Langkah) di SD Negeri 7 Kelurahan Benteng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), pada Senin, 20 Juli 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Marlia, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, tersebut melibatkan 110 siswa dari kelas I hingga kelas VI.

Di tengah tingginya aktivitas anak-anak di lingkungan sekolah, kebersihan tangan menjadi faktor penting yang sering luput dari perhatian. Banyak siswa terbiasa mencuci tangan sekadarnya tanpa mengetahui teknik yang benar. Akibatnya, kuman dan bakteri penyebab penyakit masih berpotensi menempel dan menyebar melalui aktivitas sehari-hari.

Melalui program BERSIH, para siswa diajak memahami bahwa mencuci tangan bukan sekadar membasahi tangan dengan air, tetapi harus dilakukan dengan enam langkah yang benar agar mampu membersihkan seluruh bagian tangan secara maksimal.

Kegiatan berlangsung di Aula SD Negeri 7 Kelurahan Benteng mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WITA. Sebelum materi diberikan, seluruh peserta mengikuti pretest untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal mengenai kebiasaan cuci tangan yang benar.

Selanjutnya, edukasi disampaikan secara interaktif menggunakan media presentasi yang dirancang sesuai usia peserta. Materi mencakup pentingnya menjaga kebersihan tangan, manfaat mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, waktu-waktu penting untuk mencuci tangan, hingga demonstrasi enam langkah cuci tangan yang direkomendasikan dalam praktik kesehatan.

Suasana kegiatan berlangsung hidup dan penuh antusiasme. Para siswa aktif menjawab pertanyaan serta mengikuti demonstrasi yang diperagakan. Tidak sedikit peserta yang mengaku baru mengetahui bahwa mencuci tangan memiliki tahapan khusus yang perlu dilakukan secara berurutan agar efektif mencegah penyebaran penyakit.

Secara kesehatan, kebiasaan mencuci tangan memiliki dampak besar terhadap pencegahan penyakit seperti diare, influenza, infeksi saluran pernapasan, hingga berbagai penyakit yang mudah menular di lingkungan sekolah.

Karena itu, pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini dinilai menjadi investasi penting dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif.

Setelah sesi edukasi selesai, peserta kembali mengikuti posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman mereka terhadap materi yang telah diberikan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus pengingat bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana.

Melalui program BERSIH (Bersama Raih Sehat dengan 6 Langkah) ini, diharapkan siswa SD Negeri 7 Kelurahan Benteng mampu menjadikan cuci tangan sebagai kebiasaan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.

Sebab, langkah kecil yang dilakukan secara konsisten sering kali menjadi kunci besar dalam menjaga kesehatan.


Penulis: Marlia
Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Angkatan 69.

Topik Terkait: Sidrap
Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini