Sidikalang, Katasulsel.com — Bupati Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Vickner Sinaga mengeluhkan efisiensi anggaran. Dia meminta tidak dilakukan pemotongan lagi.
“Tolong jangan dipotong lagi. Mohon disampaikan ke Presiden Prabowo”, kata Vickner pada sambutan kunjungan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN (Mendukbangga), Dr Wahaji.
Bupati Pakpak Bharat, Franch Bernhad Tumanggor dan pejabat teras turut menyambut. Wahaji datang ditemani anggota Komisi 2 DPR RI, Ahmad Dolo Kurnia Tanjung. Kegiatan diikuti 800 Tim Pendamping Keluarga dan Kader Pos Yandu dipusatkan di Balai Budaya Sidikalang, Kamis (4/6/2026).
Vickner menyebut, tahun 2024, APBD senilai Rp1,4 triliun. Kemudian tahun 2025 menurun menjadi Rp1,1 triliun. Tahun 2026 di angka Rp1 triliun.
Pun begitu, pihaknya memperoleh tambahan. Yakni pembangunan Sekolah Rakyat berbiaya Rp200 milliar lebih dan dana dampak bencana alam Rp140 milliar.
“Jadi, kami menerima pengganti lebih besar”, kata Vickner.
Pada pertemuan itu, Wahaji menekankan penekanan stunting. Diantaranya melalui asupan gizi dan usia perkawinan.
“Perkawinan dini adalah salah satu penyebab stunting”, tandas Wihaji.
Menurutnya, usia ideal seorang perempuan untuk menikah di bilangan 21 tahun dan laki-laki 25 tahun. (*)
