Salsabila Zhahrina Iskandar
SIDRAP β Keselamatan kerja di sektor pertanian masih kerap luput dari perhatian. Padahal, berbagai risiko mengintai petani setiap hari, mulai dari cedera akibat alat kerja hingga paparan pestisida dan panas matahari. Kondisi inilah yang mendorong Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin, Salsabila Zhahrina Iskandar, menghadirkan program BESTARI (Bersama Edukasi Keselamatan Tani dalam Pengendalian Risiko) di Kelurahan Wala, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Program yang digelar di rumah Ketua Kelompok Tani Kelurahan Wala, Jumat (31/7/2026), diikuti sebanyak 20 petani setempat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Wala, Ketua Kelompok Tani, serta mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin yang ikut mendukung pelaksanaannya.
Sebagai mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Salsabila merancang kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman petani mengenai pentingnya budaya kerja yang aman dan sehat di lingkungan pertanian.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pre-test guna mengukur tingkat pengetahuan awal peserta terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selanjutnya, para petani mendapatkan materi mengenai berbagai potensi bahaya yang sering ditemui saat bekerja di sawah maupun lahan pertanian.
Materi yang disampaikan meliputi risiko terpeleset dan terjatuh, cedera akibat penggunaan alat pertanian, paparan panas matahari, bahaya pestisida, pengelolaan kelelahan kerja, hingga pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Edukasi tersebut diperkuat melalui demonstrasi penggunaan APD yang benar agar peserta dapat memahami penerapannya secara langsung.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para petani tampak antusias mengikuti setiap sesi dan aktif berdiskusi. Sejumlah peserta bahkan membagikan pengalaman mereka saat mengalami luka akibat alat pertanian, kelelahan karena bekerja di bawah terik matahari, hingga kebiasaan bekerja tanpa menggunakan APD.
“Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan ini. Harapannya, petani semakin memahami risiko kerja dan menerapkan perilaku kerja yang aman dalam aktivitas sehari-hari,” ujar Salsabila.
Melalui program BESTARI, mahasiswa KKN Unhas berharap kesadaran petani terhadap keselamatan kerja terus meningkat sehingga tercipta lingkungan pertanian yang lebih aman, sehat, dan produktif bagi masyarakat Kelurahan Wala. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
