Jakarta, Katasulsel.com — Satu potongan video membuat jagat politik kembali ramai.
Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi berbicara tentang kemungkinan terjadinya “percepatan politik” sebelum 2029. Pernyataan itu kemudian beredar luas di media sosial dan memunculkan beragam tafsir.
Belum reda perbincangan tersebut, Ketua Umum Pasbata Prabowo, David Febrian, angkat suara.
David tidak mempersoalkan kritik terhadap pemerintah. Baginya, kritik merupakan bagian dari demokrasi.
Tetapi ada satu hal yang membuatnya meminta publik lebih cermat.
“Kritik pemerintah silakan. Demokrasi harus hidup. Tetapi kalau sudah berbicara Presiden tidak sampai 2029 atau Wakil Presiden harus mundur, publik juga berhak mempertanyakan,” kata David, Selasa (25/8/2026).
“Jangan Anggap Kami Tidak Membaca”
David mengaku pihaknya ikut memperhatikan pergerakan narasi politik di media sosial.
Bukan hanya soal pernyataan tokoh politik. Ia juga menyoroti pembentukan opini yang menurutnya terus bergerak di ruang digital.
“Kami mencermati pergerakan narasi, buzzer dan pembentukan opini terhadap pemerintahan. Kami pantau terus,” ujarnya.
Namun David berhati-hati. Ia menegaskan tidak sedang menuduh pihak tertentu.
“Saya tegaskan sekali lagi, saya tidak menuduh. Tetapi jangan menganggap kami tidak membaca arah pergerakannya,” katanya.
Kalimat terakhir itulah yang kembali menjadi perhatian.
Sebab, di tengah ramainya potongan video Budi Arie, muncul pertanyaan baru: sebenarnya ke mana arah “percepatan politik” yang dimaksud?
David mengatakan perbedaan pandangan terhadap pemerintah tetap sah dalam demokrasi. Namun, jika menyangkut keberlangsungan pemerintahan, ia meminta semua pihak menggunakan jalur demokratis dan konstitusional.
“Pasbata berdiri untuk menjaga pemerintahan Prabowo-Gibran sesuai mandat konstitusi. Kami tidak mencari musuh dan tidak menuduh siapa pun,” tuturnya.
Sementara itu, Projo telah memberikan klarifikasi bahwa video Budi Arie yang beredar merupakan potongan dari pembicaraan yang lebih panjang.
Dengan demikian, istilah “percepatan politik” yang kini ramai diperbincangkan belum dapat dibaca sebagai kepastian mengenai perubahan pemerintahan sebelum 2029.
Yang jelas, satu potongan video telah membuka perdebatan baru.
Dan Pasbata memilih memberi sinyal: mereka sedang memperhatikan.
