Sidrap, Katasulsel.com — Peninjauan lapangan yang dilakukan Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, di Kecamatan Dua Pitue dan Pitu Riawa menghasilkan sejumlah temuan penting terkait pembangunan infrastruktur dan kondisi pertanian masyarakat.

Hasil paling menonjol adalah progres pembangunan Jalan Salodua–Anabana yang telah memasuki tahapan persiapan pengaspalan. Drainase di sisi kiri dan kanan jalan telah dikerjakan, sementara badan jalan mulai dipersiapkan untuk proses penimbunan.

Perkembangan tersebut dinilai menjadi kabar baik bagi masyarakat karena ruas jalan itu merupakan jalur penting yang menghubungkan aktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian warga.

Selain infrastruktur jalan, Bupati juga menemukan kondisi tanaman padi di Desa Anabana, Botto, dan Bola Bulu berada dalam kondisi cukup baik meski musim kemarau masih berlangsung.

Dari hasil pemantauan langsung di lahan pertanian, pertumbuhan tanaman dinilai normal dan berpotensi memberikan hasil panen yang baik apabila kebutuhan air dan pemupukan tetap terjaga hingga masa panen tiba.

“Kondisi padinya bagus. Yang perlu dijaga sekarang adalah ketersediaan air dan pemupukannya,” ujar Syaharuddin.

Peninjauan juga dilakukan di Bendungan Bulucenrana yang selama ini menjadi salah satu penopang irigasi bagi areal persawahan di Dua Pitue dan Pitu Riawa.

Dari hasil pengecekan, pemerintah daerah menilai perlu adanya optimalisasi dukungan sarana pertanian, termasuk tambahan pompa air dan jaringan listrik menuju area persawahan untuk membantu petani menghadapi puncak musim kemarau.

Sementara itu, kondisi Sungai Bola Bulu yang beberapa tahun lalu mengalami longsor juga menjadi perhatian. Sungai tersebut dipantau untuk memastikan tidak ada potensi ancaman terhadap permukiman warga maupun lahan pertanian di sekitarnya.

Syaharuddin mengatakan hasil peninjauan menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur dan sektor pertanian di wilayah tersebut berjalan ke arah yang positif.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan jalan akan berdampak langsung terhadap kelancaran distribusi hasil panen, sementara keberhasilan menjaga produktivitas pertanian akan memperkuat posisi Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan.

Pemerintah Kabupaten Sidrap juga menyiapkan langkah lanjutan dengan mendorong konektivitas jalan hingga menghubungkan Anabana dan Simpo pada tahun mendatang. Rencana itu diharapkan membuka akses yang lebih cepat antara Rappang dan Pitu Riawa serta mempercepat pergerakan barang dan hasil pertanian.

Dari keseluruhan hasil kunjungan, terdapat tiga poin utama yang menjadi perhatian pemerintah daerah, yakni pembangunan Jalan Salodua–Anabana yang mendekati tahap pengaspalan, kondisi tanaman padi yang masih terjaga dengan baik di tengah kemarau, serta kebutuhan penguatan pasokan air untuk menjaga produktivitas pertanian masyarakat. Ketiga aspek tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi pedesaan di Kabupaten Sidrap. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini