Afiqah Nur Aila
Sidrap, katasulsel.com β Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Desa Leppangeng menggelar edukasi dan praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) bagi siswa SDN SMPN Satap 2 Batu pada 22β23 Juli 2026.
Kegiatan bertajuk βBye-Bye Kuman, Halo Tangan Bersihβ tersebut diikuti seluruh siswa mulai kelas I hingga kelas VI. Program ini bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih sejak dini sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai penyakit infeksi yang masih sering menyerang anak usia sekolah.
Edukasi dilakukan melalui pendekatan interaktif yang memadukan penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, permainan edukatif, hingga evaluasi pemahaman peserta. Melalui metode tersebut, para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan, tetapi juga mempraktikkan enam langkah mencuci tangan yang benar sesuai anjuran kesehatan.
Penanggung jawab kegiatan, Afiqah Nur Aila dari Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, menjelaskan bahwa pembiasaan CTPS merupakan salah satu langkah sederhana namun efektif dalam menekan risiko penularan penyakit di lingkungan sekolah.
βAnak-anak perlu memahami bahwa mencuci tangan dengan sabun bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan diri dan lingkungan,β ujarnya.
Program tersebut melibatkan tim multidisiplin mahasiswa KKN-PK yang berasal dari berbagai program studi, yakni Pendidikan Dokter Umum, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kedokteran Gigi, Farmasi, Psikologi, dan Kedokteran Hewan. Kolaborasi lintas disiplin itu diharapkan mampu memperkuat penyampaian pesan kesehatan kepada peserta didik.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di bawah bimbingan Supervisor KKN-PK Angkatan 69 Posko Desa Leppangeng, Ryryn Suryaman Prana Putra, S.K.M., M.Kes., yang juga merupakan dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin.
Selain memberikan manfaat langsung bagi siswa, program ini juga sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada aspek kesehatan, pendidikan, serta sanitasi yang layak.
Mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dapat terus diterapkan oleh siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Dengan dukungan sekolah, keluarga, dan masyarakat, budaya hidup bersih diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan yang berkelanjutan bagi generasi muda.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat melalui edukasi sederhana yang berdampak besar bagi pencegahan penyakit sejak usia dini. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
