Makassar, Katasulsel.com — Ada banyak pertandingan pada pekan pertama BRI Super League 2026/2027.

Ada Arema FC yang membuka musim baru di Kanjuruhan.

Ada Persija Jakarta yang kembali berburu gelar.

Ada Persib Bandung yang tampil di hadapan ribuan Bobotoh.

Namun bagi publik Sulawesi Selatan, sorotan utama tetap tertuju pada satu laga:

Persib Bandung versus PSM Makassar.

Pertandingan yang digelar Minggu malam (6/9/2026) itu bukan sekadar laga pekan pertama.

Ini adalah pertemuan dua kekuatan besar sepak bola nasional.

Dan bagi PSM, perjalanan ke Bandung bukan sekadar berburu tiga poin.

Mereka membawa harga diri Makassar.

Ujian Pertama Langsung Kelas Berat

Dalam dunia sepak bola, jadwal pekan pertama kadang memberi kesempatan tim untuk beradaptasi.

Namun tidak bagi PSM.

Tim Juku Eja langsung dihadapkan pada salah satu lawan terkuat di Indonesia.

Persib.

Bermain di kandang Persib selalu memiliki tantangan tersendiri.

Atmosfer stadion.

Tekanan suporter.

Ekspektasi tinggi publik tuan rumah.

Semua menjadi bagian dari pertandingan.

Karena itu, laga ini bisa menjadi barometer awal seberapa siap PSM menghadapi musim yang panjang.

Makassar Menunggu Tanda

Di Makassar, musim baru selalu menghadirkan harapan baru.

Suporter ingin melihat apakah skuad musim ini mampu bersaing di papan atas.

Apakah Juku Eja bisa kembali menjadi penantang serius gelar juara.

Ataukah masih membutuhkan waktu untuk menemukan ritme terbaik.

Pertanyaan-pertanyaan itu akan mulai terjawab di Bandung.

Karena laga besar sering kali memperlihatkan kualitas sesungguhnya sebuah tim.

Bukan Sekadar Tiga Poin

Ada alasan mengapa pertandingan Persib melawan PSM selalu menarik.

Keduanya memiliki basis pendukung besar.

Keduanya membawa sejarah panjang.

Dan keduanya terbiasa bermain dalam tekanan.

Karena itu, hasil pertandingan nanti bisa memberikan efek psikologis yang besar.

Kemenangan akan menjadi suntikan moral.

Hasil negatif bisa menjadi bahan evaluasi sejak awal kompetisi.

Itulah mengapa duel ini terasa lebih besar dibanding sekadar pertandingan pekan pertama.

Dari Kota Anging Mammiri untuk Indonesia

PSM bukan hanya mewakili klub.

Di mata banyak pendukungnya, Juku Eja juga membawa identitas Makassar dan Sulawesi Selatan.

Setiap kali bertanding di luar daerah, perhatian publik Makassar selalu mengikuti.

Warung kopi membahasnya.

Media sosial meramaikannya.

Dan suporter berharap tim kebanggaannya mampu membuat kejutan.

Minggu malam nanti, perhatian itu kembali tertuju ke Bandung.

Sementara laga-laga lain menjadi pembuka kompetisi, bagi publik Sulawesi Selatan, pekan pertama Super League baru benar-benar terasa saat PSM Makassar melangkah ke lapangan menghadapi Persib.

Karena dari Bandung, musim baru Juku Eja akan dimulai.

Dan dari sana pula, Makassar akan mulai membaca seberapa jauh mimpi besar musim ini bisa dibawa berlayar. (*)