Sidrap, katasulsel.com β Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026 memang belum bergulir. Namun, Sidrap sudah mulai menghitung kekuatan.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi membuka tahapan pendaftaran dan validasi atlet yang akan memperkuat Kontingen Sidrap pada ajang olahraga terbesar tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tersebut.
Tahapan itu dimulai 18 Agustus 2026, ditandai pertemuan KONI Sidrap dengan pimpinan 24 cabang olahraga (cabor) yang dipersiapkan menghadapi Porprov XVIII Sulsel di Kabupaten Wajo dan Bone.
Ini bukan sekadar urusan daftar nama.
Di balik proses validasi tersebut, KONI Sidrap sedang memastikan satu hal penting: siapa yang benar-benar siap membawa nama Sidrap ke arena Porprov.
Dimulai dari Meja Administrasi
Pertemuan selama dua hari itu menjadi ruang konsolidasi antara KONI Sidrap dan 24 cabor.
KONI menyosialisasikan SK KONI Sulsel Nomor 56 Tahun 2026 tentang penetapan daftar nama atlet Sidrap yang akan berlaga di Porprov XVIII Sulsel.
Setelah itu, masing-masing cabor melakukan pencocokan data.
Nama atlet diperiksa.
Data disinkronkan.
Persyaratan diverifikasi.
Sebab satu kesalahan administrasi bisa menjadi persoalan besar ketika pertandingan sudah di depan mata.
Karena itu, KONI Sidrap tidak ingin terburu-buru melewati tahapan tersebut.
Administrasi harus beres sebelum strategi pertandingan dimatangkan.
24 Cabor, Satu Kontingen
Ketua Umum KONI Sidrap Sahabuddin Pakadja mengatakan pendaftaran dan verifikasi atlet merupakan bagian dari persiapan kontingen secara menyeluruh.
Menurutnya, proses tersebut tidak boleh dipandang hanya sebagai pekerjaan administratif.
Ada konsolidasi yang sedang dibangun.
Ada target yang harus disatukan.
Dan ada tanggung jawab besar untuk membawa nama Kabupaten Sidrap.
βPertemuan ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan cabor dan atlet, sekaligus memantapkan konsolidasi serta komitmen seluruh unsur Kontingen Sidrap menuju Porprov XVIII Sulsel 2026,β demikian poin yang mengemuka dalam pertemuan tersebut.
Bagi 24 cabor, tahapan ini juga menjadi kesempatan untuk memastikan kekuatan masing-masing.
Siapa yang turun.
Di nomor apa.
Dengan persiapan seperti apa.
Semuanya mulai dipetakan.
Bukan Hanya Mengejar Tiket Bertanding
Sekretaris Umum KONI Sidrap Syamsuddin Saleng mengatakan pihaknya akan mengawal seluruh tahapan persiapan kontingen secara terkoordinasi.
Mulai validasi data dan pendaftaran atlet hingga kesiapan teknis setiap cabor.
Setelah urusan administrasi selesai, perhatian akan semakin diarahkan kepada persiapan pertandingan dan strategi menghadapi lawan.
Artinya, perjalanan Sidrap menuju Porprov tidak berhenti pada siapa yang terdaftar.
Atlet yang sudah masuk daftar harus dipastikan benar-benar siap.
Sidrap Mulai Menentukan Target
Porprov XVIII Sulsel 2026 akan berlangsung di Wajo dan Bone.
Bagi Sidrap, perjalanan menuju arena pertandingan kini sudah dimulai.
Belum ada peluit pertandingan.
Belum ada medali.
Belum ada podium.
Tetapi fondasinya sedang dipasang.
Dari ruang pertemuan bersama 24 cabor, KONI Sidrap mulai menyusun puzzle besar bernama kontingen.
Satu per satu nama atlet masuk.
Satu per satu data diperiksa.
Dan dari situlah kekuatan Sidrap untuk Porprov 2026 akan terlihat.
Karena sebelum mengejar medali, sebuah kontingen harus lebih dulu tahu siapa yang akan bertarung untuknya. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
