Majene, katasulsel.com – Membahas anggaran daerah tak cukup hanya berkutat di meja rapat. Bertukar pengalaman dan membuka ruang komunikasi antarlembaga juga menjadi bagian penting dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Semangat itulah yang mewarnai kunjungan kerja rombongan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, ke DPRD Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Rabu (4/11/2026).
Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sidrap, Arifin Damis, diterima langsung Ketua DPRD Majene, M. Idwar, di Gedung DPRD Majene.
Kunjungan tersebut melibatkan unsur lengkap AKD DPRD Sidrap. Mulai dari Badan Anggaran (Banggar), Badan Musyawarah (Bamus), Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), komisi-komisi, Badan Kehormatan hingga fraksi. Sejumlah pendamping dari masing-masing unsur turut hadir.
Dalam pertemuan itu, Arifin Damis menjelaskan, agenda utama kunjungan adalah bertukar informasi dan pengalaman terkait pelaksanaan tugas serta fungsi kelembagaan DPRD.
Salah satu isu yang menjadi perhatian ialah pola sinergi Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), khususnya dalam pembahasan APBD Perubahan 2026 dan APBD Pokok 2027.
“Kami ingin melakukan sharing informasi mengenai berbagai hal yang dianggap penting bagi kedua lembaga, terutama terkait pembahasan APBD dan agenda kelembagaan lainnya,” ujar Arifin.
Menurut dia, pengalaman DPRD Majene dalam menjalankan fungsi penganggaran, legislasi dan pengawasan menjadi bahan pembelajaran yang dapat didiskusikan bersama.
Pertemuan ini sekaligus menjadi ruang untuk menggali praktik dan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi DPRD dalam menjalankan agenda tahunan.
Ketua DPRD Majene, M. Idwar, menyambut kunjungan tersebut dengan suasana akrab dan penuh kekeluargaan.
Ia menegaskan, keterbukaan dalam bertukar pengalaman menjadi hal penting. Setiap lembaga, kata dia, memiliki tantangan tersendiri, terutama ketika harus menyelaraskan kebutuhan pembangunan dengan kemampuan keuangan daerah.


