Jakarta, Katasulsel.com – Kabar pergantian Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mendadak menjadi perbincangan. Nama Kapten Infanteri Dali Darulqutni ikut terseret dalam isu yang beredar di media sosial.

Namun, hingga Kamis (5/11/2026), belum ada pengumuman resmi dari Istana mengenai pencopotan maupun pergantian Teddy dari jabatan Sekretaris Kabinet.

Artinya, kabar yang menyebut Teddy bakal segera digantikan Kapten Dali belum dapat diperlakukan sebagai keputusan resmi pemerintah.

Teddy sendiri masih tercatat menjabat sebagai Seskab dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia dilantik pada 21 Oktober 2024 dan sejak itu menjadi salah satu pejabat yang kerap terlihat mendampingi Presiden dalam berbagai agenda kenegaraan.

Isu pergantian tersebut juga memunculkan spekulasi tentang keberadaan Teddy yang sempat disebut-sebut tidak terlihat dalam sejumlah kegiatan Istana.

Padahal, sejumlah laporan media justru memperlihatkan Teddy masih menjalankan aktivitas kedinasan. Ia antara lain diberitakan mendampingi Prabowo dalam pertemuan dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf serta agenda pembahasan usulan gelar Pahlawan Nasional bersama Menteri Kebudayaan dan Dewan Gelar.

Yang menarik, perkembangan terbaru justru memberikan gambaran berbeda dari rumor tersebut.

Dalam pertemuan Presiden Prabowo dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem di Istana Negara, Rabu (4/11/2026), Teddy terlihat hadir bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Fakta ini menjadi penting karena memperlihatkan bahwa isu ketidakhadiran Teddy dalam sejumlah agenda tidak bisa langsung dimaknai sebagai tanda pencopotan.

Nama Kapten Dali Masih Sebatas Spekulasi

Lantas, siapa Kapten Infanteri Dali Darulqutni yang disebut-sebut bakal menggantikan Teddy?

Nama perwira TNI AD tersebut mencuat setelah beredarnya unggahan di media sosial pada 3 November 2026. Namun, belum ada keterangan resmi yang menyebut Dali telah ditunjuk atau dipersiapkan untuk menduduki jabatan Sekretaris Kabinet.

Secara kelembagaan, posisi Sekretaris Kabinet merupakan jabatan strategis yang berkaitan dengan dukungan administrasi pemerintahan dan koordinasi kebijakan kabinet. Penunjukan maupun pemberhentiannya merupakan kewenangan Presiden.

Dengan demikian, hingga Kamis (5/11/2026), dua hal perlu dibedakan: rumor mengenai pergantian Teddy dan fakta mengenai aktivitas kedinasannya.

Teddy masih tercatat sebagai Seskab. Sementara nama Kapten Dali masih berada dalam pusaran spekulasi publik.

Di tengah derasnya kabar dari lingkaran Istana, satu hal yang pasti: isu pergantian pejabat belum bisa disebut keputusan sebelum Presiden mengumumkannya secara resmi. (*)