Makassar, Katasulsel.com – Sebelum orang memesan kendaraan lewat layar ponsel, warga Makassar sudah mengenal cara sederhana untuk bergerak dari satu sudut kota ke sudut lainnya.

Ada pete-pete yang menyusuri berbagai trayek. Ada becak yang membawa penumpang dalam jarak dekat. Ada pula bentor yang menjadi bagian dari lalu lintas kota.

Kini, pilihan transportasi Makassar semakin beragam. Bus Trans Mamminasata hadir sebagai angkutan massal, sementara layanan transportasi daring menjadi bagian dari keseharian warga.

Perubahan itu menunjukkan satu hal: cara orang bergerak ikut berubah ketika sebuah kota berkembang.

Pete-Pete, Angkutan yang Melekat dengan Makassar

Bagi masyarakat Sulawesi Selatan, istilah pete-pete bukan sesuatu yang asing.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pete-pete berarti kendaraan bermotor angkutan umum di dalam kota, khususnya di Sulawesi Selatan. Bentuknya berupa kendaraan mikrolet yang melayani perjalanan dalam kota.

Pemerintah Kota Makassar mencatat pete-pete sebagai salah satu moda transportasi utama masyarakat. Data Dinas Perhubungan Kota Makassar yang dihimpun pemerintah kota pada 2021 mencatat 1.101 unit pete-pete yang beroperasi di 14 trayek dalam wilayah Makassar.

Kendaraan ini memiliki karakter yang berbeda dari bus angkutan massal. Rutenya melewati berbagai ruas jalan kota dan menjadi pilihan warga untuk perjalanan sehari-hari.

Bagi pendatang, pete-pete juga menjadi salah satu cara mengenali denyut kehidupan Makassar dari dekat.

Ketika Bus Massal Mulai Mengubah Pilihan

Perkembangan kota membuat kebutuhan transportasi semakin kompleks.

Makassar tidak hanya menjadi pusat pemerintahan Sulawesi Selatan. Kota ini juga berkembang sebagai pusat perdagangan, pendidikan, jasa, dan pariwisata.

Kebutuhan tersebut mendorong pengembangan angkutan massal.

Trans Mamminasata mulai hadir melalui skema Buy The Service pada 2021. Layanan ini dirancang untuk mendorong masyarakat mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dan beralih menggunakan angkutan umum.

Pada tahap awal, layanan Trans Mamminasata beroperasi melalui empat koridor. Rutenya menghubungkan sejumlah kawasan penting, termasuk Panakkukang, Pelabuhan Galesong, Bandara Sultan Hasanuddin, PNUP, hingga kawasan kampus Universitas Hasanuddin di Gowa.

Namun, jumlah koridor tidak selalu tetap.

Evaluasi pemerintah terhadap layanan tersebut membuat rute mengalami penyesuaian. Kementerian Perhubungan mencatat bahwa pada 2024 layanan BTS Trans Mamminasata melayani dua koridor utama, sementara dua rute lainnya pengelolaannya diserahkan kepada pemerintah daerah.

Perubahan rute itu memperlihatkan bahwa transportasi publik tidak bisa berdiri sendiri. Rutenya harus mengikuti kebutuhan mobilitas masyarakat.

Becak dan Bentor Tetap Punya Tempat

Modernisasi transportasi tidak serta-merta menghilangkan moda lama.

Becak masih dapat ditemukan di sejumlah kawasan Makassar, terutama di sekitar lokasi wisata dan hiburan. Pemerintah Kota Makassar bahkan menempatkan becak sebagai salah satu moda transportasi wisata.

Untuk perjalanan pendek, becak menawarkan pengalaman yang berbeda.

Penumpang dapat bergerak lebih perlahan sambil melihat suasana jalan dari jarak dekat.

Bentor juga masih menjadi bagian dari pilihan transportasi masyarakat.

Keberadaan moda tradisional tersebut menunjukkan bahwa perkembangan kota tidak selalu berarti mengganti seluruh moda lama dengan kendaraan baru. Moda yang berbeda dapat hidup berdampingan karena melayani kebutuhan yang berbeda pula.

Transportasi Daring Masuk ke Keseharian Warga

Perubahan berikutnya datang dari teknologi.

Transportasi daring membuat perjalanan dapat dipesan melalui telepon pintar. Penumpang tidak lagi harus mencari kendaraan di jalan atau mengetahui rute angkutan secara langsung.

Pemerintah Kota Makassar sendiri pernah mendorong penggunaan transportasi daring melalui program Ojol Day. Dalam kebijakan tersebut, pemerintah tetap menempatkan ojek daring bersama pete-pete, becak, bentor, dan moda transportasi umum lainnya sebagai bagian dari pilihan mobilitas warga.

Bagi sebagian orang, transportasi daring menawarkan fleksibilitas. Titik penjemputan dan tujuan dapat ditentukan langsung melalui aplikasi.

Namun, kehadiran layanan ini juga ikut mengubah persaingan dan pola penggunaan transportasi di perkotaan.

Transportasi Makassar Tidak Berhenti di Daratan

Makassar memiliki karakter yang berbeda dari banyak kota lain karena wilayahnya tidak hanya terdiri atas kawasan daratan.

Sejumlah pulau berada dalam wilayah administratif Kota Makassar. Karena itu, kebutuhan transportasi juga berkembang ke laut.

Pemerintah Kota Makassar kemudian mengembangkan layanan Pete-pete Laut untuk menghubungkan masyarakat di wilayah kepulauan.

Pada tahap awal, satu kapal disiapkan untuk melayani sejumlah pulau, termasuk Lae-lae, Barrang Caddi, Barrang Lompo, Lumu-lumu, Langkai, Lanjukkang, dan Bone Tambu. Pemerintah menyebut layanan tersebut ditujukan untuk memperkuat akses masyarakat kepulauan terhadap pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan pelayanan publik.

Dengan demikian, istilah pete-pete di Makassar bahkan tidak lagi hanya merujuk pada angkutan di jalan raya.

Ada pula pete-pete yang bergerak di atas laut.

Dari Angkutan Sederhana ke Kota yang Terhubung

Perjalanan transportasi Makassar memperlihatkan perubahan kebutuhan sebuah kota.

Pete-pete tetap menjadi bagian dari keseharian. Becak dan bentor bertahan pada ruangnya. Trans Mamminasata hadir sebagai pilihan angkutan massal. Transportasi daring menawarkan fleksibilitas berbasis teknologi. Sementara Pete-pete Laut membuka konektivitas menuju wilayah kepulauan.

Semua moda tersebut memiliki fungsi masing-masing.

Karena itu, perkembangan transportasi Makassar tidak sesederhana cerita tentang kendaraan lama yang digantikan kendaraan baru.

Yang berubah sebenarnya adalah cara kota menghubungkan warganya. Dari jalan kecil yang dilalui pete-pete hingga jalur antarpulau yang dilayani Pete-pete Laut, perjalanan Makassar terus bergerak mengikuti kebutuhan masyarakatnya.

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Makassar Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Makassar hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Makassar terbaru di sini