Makassar, katasulsel.com — Sebuah inovasi di bidang farmasi dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Almarisah Madani (UNIVERAL) melalui Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE). Tim ini merancang pendekatan baru untuk meningkatkan efektivitas eugenol sebagai kandidat terapi depresi.
Mengusung riset berjudul “Penghantaran Obat Menuju Otak: Integrasi Pembawa Lipid Nanostruktur dan Hidrogel Termoresponsif-Mukoadhesif untuk Meningkatkan Efektivitas Eugenol sebagai Inovasi Terapi Depresi,” tim mengembangkan eugenol dalam bentuk Nanostructured Lipid Carrier (NLC) yang kemudian diintegrasikan ke dalam Hidrogel Termoresponsif-Mukoadhesif untuk diberikan melalui rute intranasal.
Pendekatan ini memanfaatkan jalur nose-to-brain, yaitu sistem penghantaran obat melalui rongga hidung yang berpotensi membawa zat aktif menuju otak melalui jalur olfaktori dan trigeminal. Penggunaan NLC diharapkan dapat meningkatkan karakteristik penghantaran eugenol, sedangkan hidrogel termoresponsif-mukoadhesif dirancang untuk mempertahankan sediaan lebih lama pada mukosa hidung sehingga mendukung penghantaran obat yang lebih optimal.
“Integrasi NLC dengan Hidrogel Termoresponsif-Mukoadhesif melalui rute intranasal merupakan strategi untuk mengoptimalkan penghantaran eugenol menuju otak. Sistem ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan stabilitas dan penghantaran zat aktif, tetapi juga memperpanjang waktu kontak sediaan dengan mukosa hidung,” ujar Arnoel Malisan Palinggi’, ketua tim PKM.
Tim riset ini terdiri dari Arnoel Malisan Palinggi’ (Farmasi 2023) sebagai ketua, bersama anggota Natasya (Farmasi 2023), Ekadayanti Patiung (Farmasi 2023), Valentin Edelweis Mangande’ (Farmasi 2025), dan Muhammad Rafli Desta Pratama (Farmasi 2025), di bawah dampingan Dr. apt. Radhia Riski, S.Si., M.Si.
Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Universitas Almarisah Madani dengan dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta fasilitas riset kampus. Melalui penelitian ini, tim berharap dapat menghasilkan inovasi sistem penghantaran obat berbasis nanoteknologi yang berpotensi meningkatkan efektivitas eugenol sebagai strategi baru terapi depresi. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Makassar Hari Ini .
