Wajo, katasulsel.com – Rabu sore (25/3/2026), ruang sidang utama DPRD Kabupaten Wajo dipenuhi riuh rendah. Bukan karena debat panas, tapi moment spesial: Bupati Wajo Andi Rosman menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025.

Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Firmansyah Perkesi, didampingi Wakil Ketua Andi Merly Iswita dan Muh Rasyadi, sementara Bupati dan Wakil Bupati dr Baso Rahmanuddin hadir untuk menyerahkan dokumen simbolik.

Firmansyah menegaskan, LKPJ bukan sekadar tumpukan kertas birokrasi. Dokumen ini adalah cermin kinerja pemerintah daerah dan alat kontrol DPRD terhadap jalannya pemerintahan.

“Ini penting. LKPJ memuat capaian satu tahun anggaran, sekaligus jadi dasar rekomendasi strategis kami,” ujar Firmansyah.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Dalam prosesi simbolik, Bupati menyerahkan dokumen kepada Ketua DPRD, sementara Wakil Ketua DPRD memandu jalannya acara.

Tak hanya itu, Bupati Andi Rosman memberi pengantar isi LKPJ, membuka tabir capaian pembangunan, sekaligus memberi gambaran awal prioritas dan tantangan pemerintahan 2025.

Firmansyah menambahkan, setelah LKPJ diterima, DPRD akan membahas secara teknis dan strategis, bukan untuk mencari salah, tapi untuk memperkuat kualitas pelayanan dan pembangunan.

Rekomendasi yang lahir diharapkan langsung berdampak nyata bagi masyarakat Wajo.

“LKPJ ini bukan dokumen formalitas. Ini ‘cetak biru’ perbaikan pemerintahan ke depan. DPRD akan memastikan capaian pembangunan transparan dan akuntabel,” tegasnya.(*)

Mengawal akurasi dan kedalaman berita

Update terbaru: 27 Maret 2026 19:25 WIB